Hidup adalah lembaran waktu,
Halaman demi halaman berlalu.
Ada coretan tawa yang terus mengisi,
Ada noda luka yang tak terhapus lagi.
Di tiap lembaran, seakan rapuh,
Tersimpan kekuatan yang tak terganti.
Membimbing jiwa yang pernah jatuh,
Untuk berdiri dan kembali menanti.
Kita jatuh, kita bangkit,
Mengejar mimpi di tengah langit.
Dalam doa yang terbisik halus,
Terselip harap yang tak pernah pupus.
Ada harap di sudut senja,
Ada rindu pada fajar yang belum tiba.
Lembaran waktu terus terbuka,
Merekam doa disepinya jiwa.
Oh, lembaran waktu,
Biarlah kau mengalir tanpa jeda.
Karena ditiap detik yang sunyi,
Ada cahaya Tuhan yang menemani.
Dan saat lembar terakhir tiba,
Biarlah cerita ini penuh warna.
Karena hidup bukan soal abadi,
Melainkan tentang arti yang kita beri.
Tr: Dina Yolanda
Sumber Foto : Pinterest




















