Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) meraih Gold Medalist dan Best Sustainable Tech Idea dalam ajang International Youth Entrepreneurship Challenge 2026 di Malaysia, Jumat (30/10/2026)
Ketua tim, mahasiswa Program Studi Manajemen Kelas Internasional semester tujuh, Muhammad Billy Winata, menjelaskan bahwa timnya mengusung ide bisnis Floodroot yang menggabungkan teknologi dan konsep keberlanjutan melalui pemanfaatan limbah.
“Bisnis kami lebih berfokus dengan teknologi berkelanjutan. Kami mencoba mengolah kembali limbah yang sudah tidak digunakan, seperti sabut kelapa, kerang, dan material lainnya, agar memiliki nilai yang lebih baik,” ujarnya.
Ia mengatakan, ide tersebut berangkat dari rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan memanfaatkan sampah. Melalui Floodroot, timnya juga mengembangkan aplikasi untuk mendukung pengelolaan limbah dan pemantauan program yang dijalankan.
“Harapannya, ide yang kami berikan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia. Selain itu, kami juga ingin memberikan dampak nyata, seperti mengurangi abrasi di sungai melalui penanaman dan pemanfaatan limbah,” katanya.
Anggota tim, mahasiswa Program Studi Manajemen semester tujuh, Fadya Messya Pohan, menjelaskan bahwa kompetisi tersebut mengharuskan peserta menyusun model bisnis menggunakan Business Model Canvas yang kemudian dipresentasikan melalui video bersama tim.
“Ide bisnis kami adalah Floodroot, yaitu memanfaatkan serabut kelapa menjadi alat yang bisa membantu mencegah banjir. Sebelum mengikuti lomba, kami berdiskusi untuk mencari ide, menyusun konsep, dan mempersiapkan presentasi bersama,” jelasnya.
Dalam mempersiapkan kompetisi, Fadya menekankan pentingnya memperluas wawasan dan terus mempelajari hal-hal baru. Ia juga mengajak mahasiswa untuk tidak mudah menyerah ketika mengikuti kompetisi maupun berusaha meraih prestasi.
“Terus mencoba dan jangan patah semangat. Saya sendiri tidak menyangka bisa menjadi bagian dari tim yang memenangkan lomba ini. Jadi, terus belajar dan banyak membaca jurnal,” tutupnya.
Tr: Hana dan Yuda





















