• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok
Sejarah Tanpa Luka, Bangsa Tanpa Cermin

Sejarah Tanpa Luka, Bangsa Tanpa Cermin

9 June 2025
Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Mahasiswa FKIP UMSU Raih Gelar Duta Muda Inspirator Sumatera Utara 2026

4 February 2026
Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

4 February 2026
Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

Survei: Pandangan Mahasiswa UMSU terhadap Peluang dan Tantangan Kerja di Era Digital

4 February 2026
Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

UMSU Mart Berhenti Beroperasi

4 February 2026
Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

4 February 2026
UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

FKIP UMSU Menyokong Pembelajaran Visual melalui Ruang Podcast

29 January 2026
UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

Kecemasan Mahasiswa di Tengah Isu Perang Dunia Ketiga

29 January 2026
UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

29 January 2026
UKM LPM Teropong Pelajari Strategi Bisnis Media dalam Kunjungan ke Harian Analisa

UKM LPM Teropong Pelajari Strategi Bisnis Media dalam Kunjungan ke Harian Analisa

26 January 2026
Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Akademisi UMSU Kritik Resolusi PBB soal Timur Tengah

25 January 2026
Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

25 January 2026
Pengamat Politik UMSU Soroti Putusan MK: Wartawan Tidak Bisa Langsung Dipidana

UMSU Kukuhkan Guru Besar Energi Terbarukan

24 January 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Sunday, 8 February 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Opini

Sejarah Tanpa Luka, Bangsa Tanpa Cermin

by REDAKSI TEROPONG
9 June 2025
in Opini
Reading Time: 2 mins read
0
Sejarah Tanpa Luka, Bangsa Tanpa Cermin
0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Teropongdaily, Medan-Proyek penulisan ulang sejarah nasional yang dipimpin oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon melibatkan 113 sejarawan dengan target penyelesaian 11 jilid buku pada tahun 2027. Anggarannya mencapai Rp 9 miliar. Buku-buku ini direncanakan menjadi bahan ajar resmi di sekolah dan perguruan tinggi. Namun, dari 12 kasus pelanggaran HAM berat yang telah diakui Komnas HAM, hanya dua yang dimuat: Peristiwa 1965–1966 dan Penembakan Misterius (Petrus).

Padahal, luka kolektif bangsa ini jauh lebih luas dan mendalam. Kasus penculikan aktivis menjelang runtuhnya Orde Baru, pembantaian Talangsari, tragedi Trisakti, Semanggi I & II, hingga kekerasan di Wasior dan Wamena semuanya nyata, berdarah, dan belum pernah tuntas secara hukum. Sayangnya, negara memilih bungkam. Penulisan sejarah ini bukan sebuah refleksi, melainkan upaya penghapusan tanggung jawab. Bukan pengingat masa lalu, melainkan perintah untuk melupakan.

RelatedPosts

Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Kecemasan Mahasiswa di Tengah Isu Perang Dunia Ketiga

Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Buku-buku sejarah yang akan masuk ke ruang-ruang kelas dan dibaca oleh generasi baru itu menyajikan narasi yang dipoles. Luka disembunyikan, kekuasaan dibersihkan. Padahal keadilan belum ditegakkan. Para korban masih menunggu, keluarga masih bertanya, dan negara tetap diam. Ini adalah pengkhianatan terhadap upaya penyembuhan sejarah yang seharusnya jujur dan menyeluruh.

Aksi Kamisan yang digelar setiap hari Kamis sejak 2007 oleh keluarga korban pelanggaran HAM merupakan simbol perlawanan diam yang terus menyala. Namun bahkan suara yang konsisten itu tidak dianggap layak masuk dalam narasi sejarah resmi. Ini bukan sekadar penghapusan cerita, melainkan bentuk pengingkaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan itu sendiri.

Dalam hukum tata negara, sejarah bukanlah dongeng masa lalu. Ia merupakan fondasi legitimasi negara yang melandasi lahirnya konstitusi, bentuk pemerintahan, hingga keberadaan institusi negara. Maka, setiap pembatasan atau penghapusan narasi adalah keputusan politis yang sarat dengan kepentingan kekuasaan.

Sejarah bukan alat pencitraan. Ia milik rakyat, milik korban, dan milik masa depan. Sejarah yang jujur bukan yang menyenangkan, melainkan yang menyakitkan sekaligus menyembuhkan. Jika negara takut pada sejarahnya sendiri, maka sesungguhnya ia sedang menggali lubang kejatuhannya sendiri. Kita tidak butuh sejarah yang indah, kita butuh sejarah yang utuh.

 

Tr : Intan Nur’aini

Sumber Foto: Tempo.co

Tags: #sejarah #bangsa #opini #medan #umsu #teropongdaily
Previous Post

Untukmu yang Tak Kembali

Next Post

Hal yang Harus Dihindari Anak Organisasi

Related Posts

Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

by REDAKSI TEROPONG
4 February 2026
0

Teropongdaily, Medan-Di benak banyak orang, seni identik dengan keindahan, kreativitas, dan kebebasan berekspresi. Lukisan yang digantung di galeri, patung dipajang...

UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

Kecemasan Mahasiswa di Tengah Isu Perang Dunia Ketiga

by REDAKSI TEROPONG
29 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Belakangan ini, isu tentang Perang Dunia Ketiga semakin sering terdengar. Awalnya, hal tersebut terasa seperti cerita yang jauh dan...

Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

by REDAKSI TEROPONG
25 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Mahasiswa sejak dulu dikenal sebagai agen perubahan dan penjaga nurani publik. Dalam dinamika sosial dan politik bangsa, mahasiswa memiliki...

Pengamat Politik UMSU Nilai Tekanan AS terhadap Iran Kian Agresif

Penahanan Peserta Demonstrasi Dinilai Mengancam Kebebasan Demokrasi

by REDAKSI TEROPONG
18 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Penahanan sejumlah peserta dalam aksi demonstrasi besar kembali menjadi perhatian publik. Tindakan aparat yang mengamankan dan menetapkan beberapa peserta...

Child Grooming: Kejahatan Sunyi yang Tumbuh dari Kelengahan Sosial

Child Grooming: Kejahatan Sunyi yang Tumbuh dari Kelengahan Sosial

by REDAKSI TEROPONG
12 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Child grooming kerap dipahami secara keliru sebagai interaksi biasa yang kebetulan berujung pada kekerasan. Padahal, grooming bukanlah peristiwa spontan,...

Rindu dalam Diam

KUHP Baru: Antara Pembaruan Hukum dan Tantangan Kebebasan Sipil

by REDAKSI TEROPONG
9 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Sejak Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru resmi diberlakukan pada awal 2026, Indonesia memasuki fase baru dalam sistem hukum...

Next Post
Hal yang Harus Dihindari Anak Organisasi

Hal yang Harus Dihindari Anak Organisasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pers Mahasiswa SUARA USU Hadiri Sidang Penyerahan Duplik

6 years ago
Mengenal Lebih Dekat Logo HUT RI ke-77

Mengenal Lebih Dekat Logo HUT RI ke-77

3 years ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 5 other subscribers

    Konten Terbaru

    • Mahasiswa FKIP UMSU Raih Gelar Duta Muda Inspirator Sumatera Utara 2026 3 February 2026
    • Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang? 2 February 2026
    • Survei: Pandangan Mahasiswa UMSU terhadap Peluang dan Tantangan Kerja di Era Digital 31 January 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In