• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok

Lelaki Pegiat Mimpi

14 June 2018
Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Mahasiswa FKIP UMSU Raih Gelar Duta Muda Inspirator Sumatera Utara 2026

4 February 2026
Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

4 February 2026
Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

Survei: Pandangan Mahasiswa UMSU terhadap Peluang dan Tantangan Kerja di Era Digital

4 February 2026
Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

UMSU Mart Berhenti Beroperasi

4 February 2026
Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

4 February 2026
UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

FKIP UMSU Menyokong Pembelajaran Visual melalui Ruang Podcast

29 January 2026
UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

Kecemasan Mahasiswa di Tengah Isu Perang Dunia Ketiga

29 January 2026
UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

29 January 2026
UKM LPM Teropong Pelajari Strategi Bisnis Media dalam Kunjungan ke Harian Analisa

UKM LPM Teropong Pelajari Strategi Bisnis Media dalam Kunjungan ke Harian Analisa

26 January 2026
Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Akademisi UMSU Kritik Resolusi PBB soal Timur Tengah

25 January 2026
Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

25 January 2026
Pengamat Politik UMSU Soroti Putusan MK: Wartawan Tidak Bisa Langsung Dipidana

UMSU Kukuhkan Guru Besar Energi Terbarukan

24 January 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Monday, 9 February 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Sastra

Lelaki Pegiat Mimpi

by REDAKSI TEROPONG
14 June 2018
in Sastra
Reading Time: 5 mins read
0
0
SHARES
22
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Mimpilah setinggi-tingginya, bangunlah sekuat-kuatnya, jatuhlah sedikit-
dikitnya bila perlu sebanyak-banyaknya. Kau tak perlu bangun bila kau tak pernah jatuh tetapi kau harus jatuh agar kau tau bagaimana untuk proses bangun, bagaimana kau bisa merasakan proses jatuh bangunnya kehidupan agar kau mengerti bahwa kerasnya hidup ini untuk menggapai mimpi.

Ingin sekali rasanya untuk menghentakkan segala yang ada di benak
kepala yang begitu kuat melekat sampai meleleh jika aku tak sanggup
melewatinya. Tetapi bukan aku jika mudah berputus asa dan menyerah. Proses panjang membuat aku semakin menikmati perjalanan kehidupan walau terkadang proses jemu datang bagai tak diundang tetapi aku terus melawan itu.

RelatedPosts

Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

Perpisahan yang Tak Pernah Kupelajari

Rindu dalam Diam

Kesibukan membuatku tak bisa seperti orang di luar sana, yang bisa
menghabiskan waktunya untuk jalan-jalan, futsal, dan lain sebagainya. Meskipun terkadang aku ingin bisa seperti mereka, siapa sih yang tidak ingin jalan-jalan, main futsal dan menikmati apa yang membuatnya senang, semua orang pasti ingin merasakan itu karena itu adalah hal yang lumrah yang diinginkan setiap orang. Tetapi aku tak pernah menyesali itu karena semua itu sudah pilihanku dan tuntutan.

Aku Fahri mahasiswa Fkip jurusan Akuntansi semester V, selain kuliah
aku juga aktivis kampus. aku menaungi sekaligus dua organisasi yaitu Imm dan Ukm Bidikmisi yang namanya Permadiksi karena aku juga mahasiswa bidikmisi. Fajar berganti petang, barulah aku beranjak untuk pulang setelah kesibukanku di kampus selain kuliah, begitulah keseharianku di kampus sampai petang berganti malam itu kulanjutkan untuk bekerja meneruskan usaha ayahku.

Selain aktivis aku juga giat untuk mengikuti lomba yang ada di kampus bahkan lomba nasional dan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang setiap tahun diadakan Kemenristekdikti terus ku ikuti walau aku belum ditakdirkan untuk bisa lolos, namun bukan membuat aku mundur tetapi membuat aku semakin pacu agar bisa menjadi orang yang hebat. Karena tidak ada keberhasilan yang didapat dengan mudah. Kita harus pernah mencoba gagal untuk mengenyam sukses, karena orang yang sukses berawal dari kegagalan. Sampailah aku bertemu dengan Tim Pkm ku, ia juga dulu pernah satu organisasi denganku. Ia adalah mahasiswa Fkip jurusan Bahasa & Sastra Indonesia semester V juga. Dari mulai itu, seiring berjalannya waktu aku mulai kagum dengannya. Aku mencoba untuk mendekatinya, sikapnya yang dingin membuat aku penasaran hebat terhadap dirinya. Aku menjulukinya sebagai wanita mini. Ada alasanku mengapa aku menjulukinya sebagai wanita mini karena ia berbadan mungil. Ia bernama Aina. Keesokannya kami janjian untuk bertemu membahas mengenai PKM. Kami janjian ketemu itu siang di jam dua karena di jam itu aina masih kosong jadwal kuliah, ia masuk kuliah jam empat sore karena mata kuliah pertama dosennya berhalangan hadir. Aku dan aina janjian ketemu di pendopo, aku pun menunggunya yang tak kunjung datang.

“na dimana ?, aku udah di pendopo nih”, ngechat aina di wa
“ bentar ya ri, aku lagi otw kok,”
“ok, hati-hati ya,”
“ lebay lah kau ri, kayak jauh aja perjalananku kau buat ya, meleset aja
aku dah nyampek kampus, orang dekat kok”,
“ heeheh… salah aja aku dimatamu ya”,
“ hahahhahh”,
“ tawak, cepat ya ku tunggu gak pake lama”,
“ goyang kali ya ri kayak setang becak, ya sabar lah”,
“ wkwkwk sipp dah hati-hati wanita mini, sambil mengirimkan emot
mengejek”
“ oke boy, membalasnya dengan emot ketawa”


Aku adalah anak ketiga dari lima bersaudara, aku memiliki abang, kakak
serta kedua adik, cewek dan cowok. Abang dan kakakku telah sudah berumah tangga, tinggallah aku dan kedua adikku bersama orang tua sekarang. Adikku yang cowok sedang duduk di bangku SMA dan yang terakhir masih duduk di bangku SD. Hidup di dalam kesederhaan membuat aku terus berjuang agar tetap bisa sekolah bahkan bisa sampai kuliah sekarang. Lulus di jalur bidikmisi bukanlah hal yang mudah, itu kulewati dengan proses yang panjang.

“yah, sekarang aku sudah selesai tamat SMA, aku ingin bisa kuliah lah
yah,” ucap fahri sembari santai selesai makan malam bersama keluarga.
“mungkin ini begitu pahit untuk kau terima ri, tetapi ini harus tetap ayah
katakan, ayah tak sanggup untuk mengkuliahkanmu, kau tau sendirikan adekmu dua masih sekolah juga,” lanjut ayah merespon ucapan fahri

“ iya yah ri paham, tapi tekad ri sangat kuat untuk bisa mengenyam
bangku kuliah seperti teman-teman ri yang lain. Tapi jika tahun ini belum rezeki ri untuk bisa kuliah, yasudah yah, ri akan berusaha untuk bisa dapatkan beasiswa,” ucapnya

“baiklah ri, ayah dan ibu hanya bisa bantu doa yang terbaik buatmu, ayah
juga akan berusaha bagaimana agar kau bisa untuk kuliah,” sambut ayahnya

“iya yah, doakan fahri ya yah, bu,”.
“itu pasti ri,” balas ayah dan ibu

Sehabis itu ri pergi ke kamarnya, jawaban itu begitu dahsyat untuk di
dengar, begitu perih untuk dirasa bahkan jawaban ayah sangatlah bertolak
belakang dengan keinginanku. Tetapi aku tak bisa apa-apa di depan mereka, aku hanya bisa bermain drama bahwa aku akan baik-baik saja di depan mereka padahal hatiku hancur berkeping-keping.

Di gelap gulitanya malam, aku juga belum bisa tidur saat itu. Pikiranku
penuh seakan diisi bom yang akan meledak. Namun aku tetap terbang di dalam imajinasiku yang memuncak, berkhayal bisa menjadi seorang mahasiswa sampai lah khayalan itu buyar karena lampu tiba-tiba padam, akupun akhirnya memutuskan untuk tidur karena padamnya lampu bagai isyarat agar aku harus tidur. Aku percaya bahwa usahaku yang keras dan doaku yang kuat akan berbuah hasil yang nikmat, dan alhamdulillah setelah proses panjang aku lewati untuk bisa mendapatkan beasiswa bidikmisi setelah melewati kegagalan untuk masuk Perguruan Tinggi Negri (PTN) ternyata UMSU adalah takdir hidupku untuk menuntut ilmu. Sesuai keinginan ku untuk bisa mengenyam bangku kuliah.

Kabar bahagia kuhadiahkan untuk kedua orang tua yang terhebat yang tak
pernah berhenti sedikitpun mensupport anak-anaknya. Sebenarnya aku hampir tak percaya bahwa aku bisa kuliah, aku sudah hampir down saat aku tahu kalau aku tidak bisa mengenyam bangku kuliah. Namun takdir baik berpihak kepadaku.

Terimakasih Rabbiku.

Seiring berjalannya waktu aku bergitu menikmati proses termasuk juga
lomba PKM yang di adakan setiap tahunnya oleh Kemenristekdikti, itu selalu ku ikuti bahkan sampai saat ini. Wanita yang kujuluki dengan wanita mini adalah wanita yang menurutku satu pikiran denganku. Walau kami selalu berlaga argumen. Tapi tetap ku akui bahwa kami menikmati proses dan sering sharingdalam dunia perkuliahan.

Saling mensupport dan saling menyemangati karena kami satu tujuan yaitu
menjadi orang yang terhebat diantara orang-orang yang hebat, menjadi orang yang terbaik diantara orang yang baik. Esoknya sepulang aku kuliah jam sebelas aku bertemu dengan Aina yang lagi duduk santai di bawah gedung B fakultas Fkip berdua dengan temannya yaitu Indri, aku langsung menghampirinya.

“Heyy na, lagi sibuk gak,” menghampiri Aina yang lagi mengobrol
dengan temannya.

“ehh kau nya Ri, gak pala sibuklah, kenapa tu,”
“gak papa sih aku pingin diskusi aja samamu, bisa gak?
“lama gak ? , soalnya aku masuk jam satu nih,”
“gak kok, sebentar aja,”
“yauda deh, tapi aku ajak temanku bisa kan ?

Lalu indri pun menjawab:
“ehh na aku mau ke perpus ajalah dulu, yauda kau kan mau diskusi nanti
kalau sudah selesai diskusi kabari aja ya, biar kita bareng naik ke kelasnya,”

“jadi gak mau ikut diskusi sama kami nih,” respon Aina
“gak lah, lagian ada buku yang harus ku pinjam di perpus, yauda aku ke
perpus dulu ya”
“oke deh, yauda deh Ri, yoklah kita diskusi mengenai PKM kan ?
“ iya dong,”

Kami pun saling melempar senyum saat diskusi telah dimulai apalagi jika telah berlaga argumen.

Oleh : Ummu Amnah

Tags: #cerpen#lelakipegiatmimpi#mimpi
Previous Post

Beberapa Fakta Unik Korea Selatan

Next Post

Dosenku, Motivasi Menulisku

Related Posts

Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

by REDAKSI TEROPONG
4 February 2026
0

Aku belajar kehilangan, dari caramu tetap tinggal, meski tak lagi bernama pulang. Waktu berjalan seperti hujan, jatuh perlahan di bahu...

Iram Dzāt al-‘Imād, Kota Kuno Kaum ‘Ād yang Hilang dan Kisahnya Diabadikan dalam Al-Qur’an

Perpisahan yang Tak Pernah Kupelajari

by REDAKSI TEROPONG
14 January 2026
0

Kita tidak bertengkar, tidak juga saling pergi dengan pintu yang dibanting, dan tak ada kata “selesai” yang sempat kita ucapkan...

Rindu dalam Diam

Rindu dalam Diam

by REDAKSI TEROPONG
9 January 2026
0

Aku menyebut namamu pelan dalam hati. Rindu datang tanpa pernah kuundang. Tak ada pesan yang berani kukirim. Aku memilih diam,...

Sambut Tahun Baru, KAI Divre 1 Sumatera Tebar Diskon 30 Persen

Yang Katanya “Rumah” Itu…

by REDAKSI TEROPONG
31 December 2025
0

Rumah yang dulu penuh cahaya, Kini hampa, tak ada lagi tawa. Dinding-dinding bisu menyimpan luka, Semua terjadi di luar bayanganku....

‎UMK Medan 2026 Naik Delapan Persen, Warga Medan Nilai Kenaikan Cukup

Ibu

by REDAKSI TEROPONG
22 December 2025
0

Ibu Di pagi yang selalu lebih dulu bangun, kau titipkan doa pada air dan cahaya. Tak pernah kau hitung lelah,...

Antara Solidaritas dan Regulasi: Polemik Penggalangan Dana Tanpa Izin

Menggenggam Diri

by REDAKSI TEROPONG
15 December 2025
0

Tak ada podium, Saat memilih bertahan. Tak ada sorak, Ketika keinginan menyerah, Berhasil diredam. Belajar memimpin, Tanpa menunjuk siapa pun,...

Next Post

Dosenku, Motivasi Menulisku

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Salurkan Kepedulian, HMJ Bahasa Inggris Adakan Galang Dana

Salurkan Kepedulian, HMJ Bahasa Inggris Adakan Galang Dana

3 years ago
Debat Capres dan Cawapres, Mahasiswa FISIP UMSU Antusias Sampaikan Suara

5 TIPS MENGIKUTI PEMILU UNTUK PEMILIH PEMULA

2 years ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 5 other subscribers

    Konten Terbaru

    • Mahasiswa FKIP UMSU Raih Gelar Duta Muda Inspirator Sumatera Utara 2026 3 February 2026
    • Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang? 2 February 2026
    • Survei: Pandangan Mahasiswa UMSU terhadap Peluang dan Tantangan Kerja di Era Digital 31 January 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In