Di bawah langit yang tak berpihak,
Kau berdiri, memikul beban.
Memimpin mereka yang enggan percaya,
Menuntun langkah yang tak sepenuh hati.
Lalu datanglah penolakan, bukan karena dendam
Bukan karena benci.
Tetapi karena kebenaran tak bisa dipaksa,
Dan tanggung jawab tak bisa dipalsukan.
Mereka marah, mereka menolak,
Menyalahkan dunia, menyalahkan sekitar.
Namun, ke mana pun jari itu menunjuk,
Empat lainnya selalu kembali pada mereka.
Usaha yang tak sebanding dengan harapan
Tak bisa menuntut hasil lebih dari yang pantas.
Ikhlaslah, bukan untuk tunduk,
Tetapi untuk mengerti bahwa kegagalan pun mengajar.
Belajar dari cermin yang jujur,
Bukan dari ilusi yang menyenangkan hati.
Karena pada akhirnya, pemimpin atau anggota,
Bukan soal siapa yang menang atau kalah,
Melainkan siapa yang berani menerima,
Dan siapa yang cukup rendah hati untuk berubah.
Tr: Intan Nur’aini
Sumber Foto: Pinterest





















