Sejak sore aroma sadis dan pijakan erotis berdengung mengusik penjuru rongga
Hisapan yang kini abu menjalar disetiap derap langkah
Lengan disinsing, kanan dengan gagah siap mengayun tanpa lengah
Sejak sore, kemana jemari jemari yang merusak ini
Kemana tatapan hina yang sudah kuduga
Kemana omong kosong yang menyala nyala
Kau bilang jangan sudahi
Ini api kau nyalakan tetapi kini kau salahkan
Heyyyyy … ingin kukatakan pulang saja bila sudah sengsara
Kau ini manusisa tak dapat bercampur logika
Jika ingin disini jangan katakan disana,disana, disana
Emosi ku melarat dan kau tatap aku dengan hebat.
Oleh : Mrs.rivs



















