Jemari disusun mengharap belas kasih
Rintik demi rintik membasuh muka
Dermaga menjadi saksi bisu
Akankah kembali padaku
Ku kira senja
Denyut waktu terus berkecamuk
Akankah kembali padaku
Bintang dan sasmita yang kau janjikan
Bukan itu.. Ku letakkan pena di atas kertas
Ku helakan nafas bak sentosa
Ku biarkan jemari menggoreskan tinta
Berteman pelita yang hampir redup
Sayang… Bisikan lembut yang selalu terdengar
Menggitari hati, membingkai senyum
Ohh… Ingin ku kecup bibir dusta itu
Jangan! Jangan lagi!
Apa yang lebih kejam dari rindu
Ya… Rindu
Oleh : Yulia Sari





















