Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mengajak para lulusan untuk terus belajar dan menjaga nama baik almamater pada Yudisium Periode I Tahun Akademik 2025/2026, Jumat (19/06/2026).
Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Assoc. Prof. Dra. Hj. Syamsuyurnita, M.Pd, menyampaikan bahwa yudisium merupakan momen penting yang menandai berakhirnya perjalanan akademik mahasiswa.
“Kepada Ananda semua kami mengucapkan selamat atas berhasil meraih gelar sarjana. Semoga gelar ini tidak hanya menjadi simbol formalitas, tetapi juga menjadi bekal untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh demi kemaslahatan pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama,” ujarnya.
Dalam arahannya, Ia menegaskan bahwa perjuangan para lulusan tidak berhenti setelah menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah.
“Perjalanan di kampus telah selesai, tetapi bukan berarti perjuangan Anda berhenti sampai di sini. Sebaliknya, ini adalah awal dari perjuangan yang sesungguhnya di dunia nyata,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan mahasiswa berprestasi dari Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Naurani Rusyid Panggabean, menyoroti proses yang telah membentuk para mahasiswa hingga berhasil mencapai tahap akhir perkuliahan.
“Selama masa perkuliahan, kita telah melewati berbagai dinamika. Ada saat-saat ketika tugas menumpuk, penelitian terasa berat, revisi datang silih berganti, dan rasa lelah sering menghampiri,” ungkapnya.
Menutup pidatonya, Ia mengajak seluruh peserta yudisium untuk terus berusaha meraih cita-cita serta tidak berhenti belajar meskipun telah menyandang gelar sarjana.
“Jangan pernah merasa terlambat untuk berhasil dan jangan pernah merasa terlalu cepat untuk berhenti belajar. Keberhasilan bukan ditentukan oleh siapa yang paling cepat sampai, tetapi oleh siapa yang terus berjalan meskipun menghadapi berbagai rintangan,” tutupnya.
Tr. Raifi dan dimas





















