Mahasiswa Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) semester VIII, Rahmad Ripai, mengaku program Kampus Merdeka era Nadiem Makarim memberikan pengalaman nyata yang membantunya lebih siap menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang perkebunan.
Ia menyebut mulai mengikuti Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari 2023 dan telah mengikuti 2 program.
“Saya mulai mengikuti program Kampus Merdeka sejak tahun 2023 hingga 2025 dan telah mengikuti dua program MBKM, yaitu program MBKM Wirausaha Merdeka, serta program MBKM Magang di PTPN IV Regional II Kebun Padang Matinggi,” ujarnya, Jumat (29/05/2026).
Ia mengungkapkan pengalaman paling berkesan dari 2 program yang pernah diikuti adalah Magang di PTPN IV Regional II Kebun Padang Matinggi.
“Dari seluruh program yang saya ikuti, pengalaman yang paling berkesan adalah Magang di PTPN IV Regional II Kebun Padang Matinggi. Program tersebut sangat sesuai dengan jurusan dan minat saya di bidang perkebunan, sehingga saya dapat belajar langsung mengenai dunia kerja, serta penerapan ilmu di lapangan secara nyata,” ungkapnya.
Ia menilai program MBKM memberikan dampak positif terhadap pengembangan kemampuan mahasiswa.
“Saya juga menjadi lebih memahami kondisi nyata dunia kerja, khususnya di sektor perkebunan, sehingga membuat saya lebih siap menghadapi dunia kerja setelah lulus kuliah,” tuturnya.
Di tengah polemik yang berkembang terkait Nadiem Makarim, Ia berpandangan program yang diluncurkan pada era tersebut tetap memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa.
“Terlepas dari adanya polemik yang berkembang saat ini, saya pribadi merasakan bahwa program tersebut memberikan manfaat positif, program MBKM membantu mahasiswa tidak hanya belajar teori di perkuliahan, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik langsung yang relevan dengan bidang masing-masing,” pungkasnya.
Tr: Ayu




















