Pengelola Prima Wisata Edukasi Desa Selemak mengeluhkan kerugian finansial akibat pemadaman listrik yang terjadi hingga kurang lebih 20 jam di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Pemadaman tanpa pemberitahuan tersebut dinilai mengganggu operasional usaha dan aktivitas wisata, Sabtu (23/05/2026).
Salah satu pengelola wisata, Dina, mengaku pemadaman listrik tanpa pemberitahuan membuat aktivitas usaha menjadi kacau dan memaksa pihaknya mencari berbagai solusi darurat demi memenuhi kebutuhan pengunjung.
āUdah pasti satu, rugi. Rugi secara finansial. Karena kita kan di sini pengelola wisata, pengelola usaha. Kita rugi secara finansial harus meng-cover yang namanya air bersih di sini, karena kita sangat mengandalkan listrik untuk tarik air,ā ujarnya.
Menurut Dina, kondisi semakin sulit karena jaringan sinyal turut mengalami gangguan saat listrik padam. Hal tersebut membuat komunikasi untuk mencari bantuan maupun solusi alternatif menjadi terhambat.
āUntuk antisipasi genset juga susah, karena kejadian sinyal ikut down. Saya untuk menghubungi pihak kelistrikan untuk mengapakan genset juga nggak bisa. Rupanya ternyata pasang genset harus pasang panel, sementara panel di sini tidak ada,ā katanya.
Sebagai alternatif terakhir, pihak pengelola terpaksa membeli puluhan galon air mineral demi memenuhi kebutuhan air bersih selama kegiatan wisata berlangsung.
āJadi genset juga tidak menjadi solusi untuk pasang genset di hari mati lampu ini. Akhirnya terbitlah opsi ketiga yaitu terpaksa membeli air mineral. Sampai total tadi saya belanja air galon mineral itu 38 galon untuk meng-cover air bersih selama kegiatan berlangsung,ā ungkap Dina.
Ia berharap adanya evaluasi serta perhatian terhadap dampak yang dialami pelaku usaha akibat pemadaman listrik berkepanjangan tersebut. Menurutnya, pemberitahuan sejak awal sangat penting agar pelaku usaha dapat melakukan antisipasi dan meminimalisasi kerugian.
āJujur saja pengelola wisata ataupun yang namanya jualan apa pun pasti rugi karena nggak ada pemberitahuan. Mungkin kalau ada pemberitahuan nggak sampai kerugian ini, lebih baik kita antisipasi dulu lah. Karena ini udah terjadi, antisipasi bingung, sinyal nggak ada, tamatlah sudah. Itu sih chaos intinya,ā tutupnya.
Tr: Diva dan Widya




















