Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UMSU membimbing empat tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dari tiga skema berbeda pada tahun ini dengan target lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), Senin (06/07/2026).
Dosen FKIK UMSU, yang juga menjabat sebagai Ketua Unit Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FKIK UMSU, Assoc. Prof. Dr. dr. Humairah Medina Liza Lubis, M.Ked.(PA)., Sp.PA., mengatakan pendampingan dilakukan secara terjadwal agar setiap tim memperoleh arahan yang optimal sesuai kebutuhan masing-masing.
“Saya membagi slot bimbingan tetap mingguan per tim dengan target luaran yang jelas, melatih kemandirian mahasiswa, serta memantau progres yang terdokumentasi. Fokus saya pada penajaman teknis dan kualitas,” ujarnya.
Empat tim yang dibimbing terdiri atas dua tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE), satu tim Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC), dan satu tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM). Hingga saat ini, seluruh tim terus mengembangkan program sesuai target luaran yang telah ditetapkan.
“Progres kegiatan sudah berjalan sekitar 40–50 persen. Secara keseluruhan, seluruh tim telah mempersiapkan hal-hal yang akan diterapkan secara langsung untuk mencapai output kegiatan,” katanya.
Menurut Humairah, mendampingi beberapa tim dengan tema dan karakter yang berbeda menjadi tantangan tersendiri. Meski demikian, setiap tim tetap diarahkan agar memenuhi standar penilaian PKM.
“Tantangan terbesar adalah menjaga konsistensi standar di tengah keragaman tema, ritme kerja, dan karakter tim. Saya harus menyesuaikan gaya komunikasi, mengelola dinamika internal, sekaligus memastikan setiap ide tetap memenuhi kriteria PKM,” tuturnya.
Melalui pendampingan tersebut, Humairah berharap seluruh tim mampu mengembangkan gagasan secara optimal hingga bersaing pada tingkat nasional.
“Harapan saya, setiap tim tidak hanya lolos pendanaan, tetapi juga mampu mengembangkan gagasannya hingga matang dan lolos ke PIMNAS. Lebih dari itu, saya berharap mereka tumbuh sebagai peneliti muda yang mandiri dan berintegritas,” pungkasnya.




















