Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Syahdan Alwi, kini memprioritaskan studi di tengah prestasinya sebagai atlet balap sepeda sekaligus menyoroti minimnya pembinaan atlet di Sumatera Utara, Minggu (26/4/2026).
Syahdan mengaku telah menekuni dunia balap sepeda sejak kelas 3 sekolah dasar. Ketertarikannya berawal dari lingkungan tempat tinggalnya yang banyak melibatkan aktivitas bersepeda, hingga akhirnya diajak oleh senior untuk mulai menekuninya.
āSaya mulai dari lihat-lihat, kebetulan di dekat rumah ada tempat latihan sepeda, lalu diajak abang senior untuk ikut,ā ujarnya.
Ia juga menceritakan pengalaman selama mengikuti perlombaan, adanya gesekan dengan lawan saat bertanding yang terkadang memicu konflik, namun berakhirsaling memaafkan setelah lomba selesai.
āKadang di lintasan sempat ribut karena senggolan, tapi setelah selesai lomba biasanya saling maaf-maafan,ā ungkapnya.
Meski aktif bersepeda, Alwi kini memprioritaskan penyelesaian studi hukum sambil tetap berlatih di waktu luang. Ia memilih jurusan hukum karena menilai pemahaman dasar hukum penting dalam kehidupan sehari-hari.
āHukum itu penting, minimal kita paham untuk diri sendiri,ā katanya.
Ia juga berharap pembinaan atlet, khususnya cabang olahraga balap sepeda di Sumatera Utara, dapat lebih diperhatikan ke depannya.
āHarapannya pembinaan atlet sepeda di Sumut bisa lebih diperhatikan lagi karena saat ini masih kurang,ā harapnya.
Tr: Annisa


















