Pusat Bahasa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) resmi membuka 2nd National Languages Contest (NLC) 2025, ajang tahunan bergengsi berskala nasional. Acara pembukaan berlangsung di Auditorium UMSU, Senin (03/11/2025).
Ketua Pusat Bahasa UMSU, Muhammad Rafi’i, M.A., dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan juga bentuk perayaan atas keindahan komunikasi lintas bahasa dan budaya.
“Hari ini kita hadir bukan hanya untuk saling berkompetisi, tetapi juga untuk merayakan keindahan komunikasi, keindahan yang menghubungkan orang melalui bahasa. Karena kita membahas bahasa Arab dan Inggris, maka keindahan komunikasi seharusnya menjadi jembatan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Pusat Bahasa UMSU memiliki tanggung jawab moral untuk memperkenalkan potensi bahasa kepada masyarakat luas.
“Sebagai Ketua Pusat Bahasa, saya berpikir kita memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa kita tidak hanya mendorong internal UMSU untuk mengekspos bahasa ini, tetapi juga memiliki kewajiban untuk memperkenalkan dan menyalurkan keberadaannya. Saat ini kami memiliki banyak program yang nantinya akan kami bagikan,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa program yang dijalankan Pusat Bahasa merupakan bagian dari upaya mendukung visi besar UMSU menuju universitas berkelas dunia.
“Melalui program dari Pusat Bahasa, kami sedang mempersiapkan generasi terbaik di masa depan. Karena seperti yang disebutkan, UMSU akan menjadi universitas berkelas dunia. Jadi, melalui program Pusat Bahasa ini, setidaknya kami memperkenalkan wajah UMSU masa kini,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor II UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas meningkatnya antusiasme peserta dalam penyelenggaraan tahun ini.
“Kami sangat bangga karena jumlah dan antusiasme peserta pada kontes kedua ini meningkat signifikan. Jika pada kontes pertama jumlah peserta mencapai 250 orang, maka pada kontes kedua ini meningkat menjadi 650 orang, atau hampir tiga kali lipat,” ujarnya.
Beliau juga berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya selama kompetisi berlangsung.
“Mudah-mudahan seluruh peserta yang mendaftar dan berkompetisi hari ini dapat memberikan yang terbaik. Kami yakin, baik yang nanti meraih juara maupun belum, semuanya adalah orang-orang terpilih yang telah melalui proses seleksi di sekolah dan kampus masing-masing,” pungkasnya.
Tr: Novita






















