• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok
Seberapa Berbahayanya Darurat Militer?

Seberapa Berbahayanya Darurat Militer?

29 October 2025
Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Mahasiswa FKIP UMSU Raih Gelar Duta Muda Inspirator Sumatera Utara 2026

4 February 2026
Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

4 February 2026
Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

Survei: Pandangan Mahasiswa UMSU terhadap Peluang dan Tantangan Kerja di Era Digital

4 February 2026
Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

UMSU Mart Berhenti Beroperasi

4 February 2026
Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

4 February 2026
UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

FKIP UMSU Menyokong Pembelajaran Visual melalui Ruang Podcast

29 January 2026
UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

Kecemasan Mahasiswa di Tengah Isu Perang Dunia Ketiga

29 January 2026
UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

29 January 2026
UKM LPM Teropong Pelajari Strategi Bisnis Media dalam Kunjungan ke Harian Analisa

UKM LPM Teropong Pelajari Strategi Bisnis Media dalam Kunjungan ke Harian Analisa

26 January 2026
Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Akademisi UMSU Kritik Resolusi PBB soal Timur Tengah

25 January 2026
Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

25 January 2026
Pengamat Politik UMSU Soroti Putusan MK: Wartawan Tidak Bisa Langsung Dipidana

UMSU Kukuhkan Guru Besar Energi Terbarukan

24 January 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Monday, 9 February 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Opini

Seberapa Berbahayanya Darurat Militer?

by REDAKSI TEROPONG
29 October 2025
in Opini
Reading Time: 2 mins read
0
Seberapa Berbahayanya Darurat Militer?
0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Teropongdaily, Medan-Indonesia sedang diguncang gelombang aksi massa yang meluas di berbagai daerah. Tuntutan publik terhadap DPR dan pemerintah kerap berujung bentrokan. Bahkan, pada Agustus 2025, seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan tewas tertabrak kendaraan taktis polisi saat terjadi demonstrasi di Jakarta.

Menurut laporan Amnesty International, insiden tersebut disertai penangkapan massal. Lebih dari 600 orang ditahan, puluhan mengalami kekerasan fisik, serta ratusan aktivis menghadapi ancaman digital. Dalam suasana panas seperti ini, isu darurat militer kembali mencuat. Kekhawatiran publik bermunculan, apakah pemerintah akan menjadikannya jalan pintas untuk mengendalikan keadaan?

RelatedPosts

Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Kecemasan Mahasiswa di Tengah Isu Perang Dunia Ketiga

Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Secara hukum, darurat militer memang diatur dalam Perppu No. 23/1959 dan Pasal 12 UUD 1945. Presiden sebagai Panglima Tertinggi TNI berwenang menetapkannya ketika keamanan negara dianggap tak terkendali. Tujuannya menjaga stabilitas negara. Namun, praktiknya tidak pernah tanpa konsekuensi, berujung kepada pembatasan kebebasan sipil, dominasi aparat keamanan, hingga hilangnya ruang demokrasi. Darurat militer adalah pisau bermata dua. Di satu sisi menjanjikan keamanan, di sisi lain bisa membuka jalan kembali ke otoritarianisme.

Kekhawatiran publik kian diperkuat oleh isu penyusupan intel atau provokator di tengah demo. Sebuah video viral memperlihatkan oknum berseragam TNI yang diduga memprovokasi massa. Meski kemudian dibantah sebagai latihan dokumentasi, keresahan sudah terlanjur tumbuh. Skenario klasik menghantui, kerusuhan sengaja diciptakan untuk dijadikan alasan penetapan darurat militer. Jika ini benar terjadi, artinya demokrasi kita terancam oleh manipulasi politik yang berlindung di balik jargon “ketertiban umum.”

Sejarah Indonesia membuktikan bahayanya militerisasi politik. Pada era Orde Baru, dalih keamanan negara kerap dipakai untuk membungkam oposisi. Aktivis, mahasiswa, bahkan masyarakat sipil kerap menjadi korban represi. Situasi seperti itu menunjukkan: sekali ruang sipil diambil alih militer, sangat sulit mengembalikannya.

Di sisi lain, pemerintah justru memberi ruang lebih besar bagi militer di ranah sipil. Revisi UU TNI Maret 2025 memperbolehkan perwira aktif duduk di lembaga sipil seperti Kemenko Polhukam, Kejaksaan Agung, bahkan BUMN. Langkah ini dipandang banyak pihak sebagai kebangkitan kembali doktrin dwifungsi militer ala Orde Baru. Jika kemudian darurat militer dipakai untuk merespons protes, artinya supremasi sipil semakin tergerus.

Bahaya terbesar dari darurat militer bukan hanya hilangnya kebebasan sipil dalam jangka pendek, tetapi dampak jangka panjang terhadap budaya politik. Risiko penyalahgunaan wewenang, kriminalisasi oposisi, dan pelanggaran HAM terbuka lebar. Lebih mengkhawatirkan lagi, darurat militer bisa menjadi preseden buruk. Setiap keadaan bergejolak, pemerintah tinggal mengerahkan militer untuk meredamnya.

Pada akhirnya, darurat militer adalah opsi paling ekstrem yang hanya layak digunakan ketika negara menghadapi ancaman nyata terhadap kedaulatan. Menggunakannya sekadar untuk meredam protes sama saja mempercepat kemunduran demokrasi. Pemerintah seharusnya mendengar, bukan menakut-nakuti rakyatnya. Demokrasi hanya bisa tumbuh jika kritik dilindungi, bukan dibungkam dengan bayang-bayang militer.

 

Tr: Rifky Haris

Tags: #Darurat#Militer#Umsu#Medan#DailyTeropong
Previous Post

Mengenal Tone Deaf

Next Post

Mengenal Istilah Identity Crisis Pada Mahasiswa

Related Posts

Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

by REDAKSI TEROPONG
4 February 2026
0

Teropongdaily, Medan-Di benak banyak orang, seni identik dengan keindahan, kreativitas, dan kebebasan berekspresi. Lukisan yang digantung di galeri, patung dipajang...

UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

Kecemasan Mahasiswa di Tengah Isu Perang Dunia Ketiga

by REDAKSI TEROPONG
29 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Belakangan ini, isu tentang Perang Dunia Ketiga semakin sering terdengar. Awalnya, hal tersebut terasa seperti cerita yang jauh dan...

Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

by REDAKSI TEROPONG
25 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Mahasiswa sejak dulu dikenal sebagai agen perubahan dan penjaga nurani publik. Dalam dinamika sosial dan politik bangsa, mahasiswa memiliki...

Pengamat Politik UMSU Nilai Tekanan AS terhadap Iran Kian Agresif

Penahanan Peserta Demonstrasi Dinilai Mengancam Kebebasan Demokrasi

by REDAKSI TEROPONG
18 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Penahanan sejumlah peserta dalam aksi demonstrasi besar kembali menjadi perhatian publik. Tindakan aparat yang mengamankan dan menetapkan beberapa peserta...

Child Grooming: Kejahatan Sunyi yang Tumbuh dari Kelengahan Sosial

Child Grooming: Kejahatan Sunyi yang Tumbuh dari Kelengahan Sosial

by REDAKSI TEROPONG
12 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Child grooming kerap dipahami secara keliru sebagai interaksi biasa yang kebetulan berujung pada kekerasan. Padahal, grooming bukanlah peristiwa spontan,...

Rindu dalam Diam

KUHP Baru: Antara Pembaruan Hukum dan Tantangan Kebebasan Sipil

by REDAKSI TEROPONG
9 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Sejak Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru resmi diberlakukan pada awal 2026, Indonesia memasuki fase baru dalam sistem hukum...

Next Post
Mengenal Istilah Identity Crisis Pada Mahasiswa

Mengenal Istilah Identity Crisis Pada Mahasiswa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

3 Negara dengan Durasi Puasa Tercepat di Dunia

3 Negara dengan Durasi Puasa Tercepat di Dunia

3 years ago
Timnas Indonesia Hadapi Tajikistan di Bawah Guyuran Hujan Deras

Timnas Indonesia Hadapi Tajikistan di Bawah Guyuran Hujan Deras

6 months ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 5 other subscribers

    Konten Terbaru

    • Mahasiswa FKIP UMSU Raih Gelar Duta Muda Inspirator Sumatera Utara 2026 3 February 2026
    • Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang? 2 February 2026
    • Survei: Pandangan Mahasiswa UMSU terhadap Peluang dan Tantangan Kerja di Era Digital 31 January 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In