Mimpi
Pagiku lebih awal dari matamu yang terbuka
Pahatan mimpi terus menebal
Kita rival dalam kenyataan berteman
Ku ikuti kompetisi meski tanpa pendaftaran
Hidup penuh pengorbanan
Pengorbanan perlu perjuangan
Perjuangan memerlukan ketabahan
Ketabahan memerlukan keyakinan
Keyakinan pula menentukan kejayaan
Kejayaan pula menentukan kebahagiaan
Kini seruan manis nyata dalam bentuk keperihan
Kecil, Dunia melihatku tak berarti
Bumi kini sudah tua, rabun memandang anak seperti kita
Hak mu akan tenggelam dalam recehan saku orang kaya
Muliakan lah hatimu , tentang pernah atau tidaknya kau dianggap
Tr : Saherawati Sipayung



















