• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok
Pemimpin Negara, Benarkah Cukup Minimal SMA?

Pemimpin Negara, Benarkah Cukup Minimal SMA?

30 September 2025
Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Mahasiswa FKIP UMSU Raih Gelar Duta Muda Inspirator Sumatera Utara 2026

4 February 2026
Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

4 February 2026
Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

Survei: Pandangan Mahasiswa UMSU terhadap Peluang dan Tantangan Kerja di Era Digital

4 February 2026
Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

UMSU Mart Berhenti Beroperasi

4 February 2026
Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

4 February 2026
UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

FKIP UMSU Menyokong Pembelajaran Visual melalui Ruang Podcast

29 January 2026
UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

Kecemasan Mahasiswa di Tengah Isu Perang Dunia Ketiga

29 January 2026
UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

29 January 2026
UKM LPM Teropong Pelajari Strategi Bisnis Media dalam Kunjungan ke Harian Analisa

UKM LPM Teropong Pelajari Strategi Bisnis Media dalam Kunjungan ke Harian Analisa

26 January 2026
Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Akademisi UMSU Kritik Resolusi PBB soal Timur Tengah

25 January 2026
Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

25 January 2026
Pengamat Politik UMSU Soroti Putusan MK: Wartawan Tidak Bisa Langsung Dipidana

UMSU Kukuhkan Guru Besar Energi Terbarukan

24 January 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Sunday, 8 February 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Opini

Pemimpin Negara, Benarkah Cukup Minimal SMA?

by REDAKSI TEROPONG
30 September 2025
in Opini
Reading Time: 1 min read
0
Pemimpin Negara, Benarkah Cukup Minimal SMA?
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Perdebatan mengenai syarat pendidikan calon pemimpin negara tidak pernah sederhana. Dilansir dari m.antaranews.com, Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan uji materi Undang-Undang Pemilu yang menghendaki syarat pendidikan calon presiden dan wakil presiden ditingkatkan menjadi minimal S1. MK menilai hal tersebut merupakan kebijakan hukum terbuka yang menjadi kewenangan pembentuk undang-undang.

Namun, di sisi lain, fakta berbicara. Untuk menjadi guru atau dosen yang hanya membimbing puluhan siswa atau mahasiswa, syarat pendidikan minimal adalah S1 bahkan S2. Lalu, mengapa untuk memimpin jutaan rakyat dan mengelola negara, ijazah Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat dianggap cukup? Pertanyaan inilah yang memunculkan perdebatan serius.

RelatedPosts

Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Kecemasan Mahasiswa di Tengah Isu Perang Dunia Ketiga

Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Tentu ini bukan soal meremehkan lulusan SMA. Banyak lulusan SMA yang cerdas, berprestasi, dan memiliki bakat kepemimpinan. Akan tetapi, kita harus objektif: tanggung jawab seorang kepala negara jauh lebih berat daripada sekadar mengajar di ruang kelas. Presiden dituntut menghadapi persoalan hukum, diplomasi internasional, ekonomi global, hingga kebijakan publik yang kompleks.

Di sinilah pentingnya pendidikan tinggi. Bukan karena gelar otomatis menjamin kualitas kepemimpinan, melainkan karena pendidikan tinggi melatih kemampuan berpikir kritis, memahami regulasi yang rumit, serta memperluas wawasan untuk mengambil keputusan strategis.

Jika profesi yang bersentuhan dengan puluhan atau ratusan orang saja menuntut standar pendidikan tinggi, maka wajar bila seorang presidenyang mengurus hajat hidup ratusan juta jiwa juga diwajibkan memiliki syarat pendidikan yang lebih tinggi.

Ini bukan perkara mengkotak-kotakkan lulusan, melainkan memastikan jabatan pemimpin negara ditempati oleh sosok dengan standar yang sepadan dengan beratnya amanah. Standar yang lebih tinggi juga menegaskan keseriusan bangsa dalam menempatkan kualitas di atas kompromi politik.

Karena itu, pertanyaannya sederhana namun mendasar: mengapa profesi-profesi lain kita atur dengan ketat, tetapi mengapa justru begitu longgar untuk syarat pendidikan pemimpin negara?

Tr: Dwy Amanda

Tags: #Debat#Umsu#Medan#DailyTeropong
Previous Post

Lolos NUDC Tingkat Nasional, Mahasiswa FEB UMSU Targetkan Juara

Next Post

Mathcomic Hadir sebagai Media Inklusif untuk Siswa Tunarungu

Related Posts

Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

by REDAKSI TEROPONG
4 February 2026
0

Teropongdaily, Medan-Di benak banyak orang, seni identik dengan keindahan, kreativitas, dan kebebasan berekspresi. Lukisan yang digantung di galeri, patung dipajang...

UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

Kecemasan Mahasiswa di Tengah Isu Perang Dunia Ketiga

by REDAKSI TEROPONG
29 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Belakangan ini, isu tentang Perang Dunia Ketiga semakin sering terdengar. Awalnya, hal tersebut terasa seperti cerita yang jauh dan...

Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

by REDAKSI TEROPONG
25 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Mahasiswa sejak dulu dikenal sebagai agen perubahan dan penjaga nurani publik. Dalam dinamika sosial dan politik bangsa, mahasiswa memiliki...

Pengamat Politik UMSU Nilai Tekanan AS terhadap Iran Kian Agresif

Penahanan Peserta Demonstrasi Dinilai Mengancam Kebebasan Demokrasi

by REDAKSI TEROPONG
18 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Penahanan sejumlah peserta dalam aksi demonstrasi besar kembali menjadi perhatian publik. Tindakan aparat yang mengamankan dan menetapkan beberapa peserta...

Child Grooming: Kejahatan Sunyi yang Tumbuh dari Kelengahan Sosial

Child Grooming: Kejahatan Sunyi yang Tumbuh dari Kelengahan Sosial

by REDAKSI TEROPONG
12 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Child grooming kerap dipahami secara keliru sebagai interaksi biasa yang kebetulan berujung pada kekerasan. Padahal, grooming bukanlah peristiwa spontan,...

Rindu dalam Diam

KUHP Baru: Antara Pembaruan Hukum dan Tantangan Kebebasan Sipil

by REDAKSI TEROPONG
9 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Sejak Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru resmi diberlakukan pada awal 2026, Indonesia memasuki fase baru dalam sistem hukum...

Next Post
Mathcomic Hadir sebagai Media Inklusif untuk Siswa Tunarungu

Mathcomic Hadir sebagai Media Inklusif untuk Siswa Tunarungu

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Rektor UMSU Kembali Terima Penghargaan Tokoh Sahabat Pers

Rektor UMSU Kembali Terima Penghargaan Tokoh Sahabat Pers

3 years ago

Uang Hitam

7 years ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 5 other subscribers

    Konten Terbaru

    • Mahasiswa FKIP UMSU Raih Gelar Duta Muda Inspirator Sumatera Utara 2026 3 February 2026
    • Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang? 2 February 2026
    • Survei: Pandangan Mahasiswa UMSU terhadap Peluang dan Tantangan Kerja di Era Digital 31 January 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In