Aku belajar kehilangan,
dari caramu tetap tinggal,
meski tak lagi bernama pulang.
Waktu berjalan seperti hujan,
jatuh perlahan di bahu kenangan,
meninggalkan jejak dingin
yang tak pernah benar-benar kering.
Aku menyebut namamu
dalam doa yang tak bersuara,
sebab beberapa rindu,
tak membutuhkan jawaban.
Jika nanti kita bertemu lagi,
biarlah sebagai dua ingatan
yang saling memaafkan,
tanpa menagih apa-apa dari masa lalu.
Sebab cinta
kadang bukan tentang memiliki,
melainkan tentang belajar,
mengikhlaskan tanpa melupakan.
Tr: Novita Sari Pasaribu
Sumber Foto: Pinterest






















