Teropongdaily, Medan-Sebagian dari kita tentunya sudah tak asing lagi ketika mendengar istilah QS Stars dan QS Woeld University Rankings, khususnya bagi mahasiswa yang sering berkutat di lingkungan kampus. Mungkin bagi sebagian orang QS hanyalah sebuah lembaga penilaian dan pemeringkatan universitas biasa. Namun bagi pihak universitas penilaian serta pemeringkatan yang diberikan oleh QS Stars dapat menentukan masa depan yang lebih baik bagi universitas.
Mengapa demikian?
QS Stars merupakan lembaga publikasi penilaian dan pemeringkatan universitas yang dilakukan oleh Quacquarelli Symonds (QS). Pada awalnya perusahaan QS didirikan oleh Nunzio Quacquarelli pada tahun 1990 di Inggris, dimana perusahaan ini mengkhususkan diri dalam analisis institusi perguruan tinggi di seluruh dunia. Namun pada Desember 2003 menurut tinjauan Richard Lambert, pemeringkatan internasional perguruan tinggi dirasa penting untuk dilakukan, karena pada saat itu dinilai dapat membantu kolaborasi universitas industri di Inggris, sehingga akan membantu Inggris untuk dapat mengukur peringkat global universitasnya tersebut. Ide ini dituangkan kembali oleh Ben Wildavsky kedalam bukunya, yang mana naskah buku tersebut diperiksa kembali oleh Times Higher Education (THE).
Sehingga pada tahun 2004 THE memutuskan untuk bermitra dengan perusahaan QS, dimana QS disini berperan untuk memasok data. Seiring berjalannya waktu penilaian dan pemeringkatan QS berubah menjadi lembaga pemeringkatan dan penilaian perguruan tinggi internasional.
Lembaga pemeringkatan QS terdiri dari beberpa program namun program yang terkenal dan sering menjadi aspek penilaian penting ialah QS Stars dan QS World University Rankings. QS Stars sendiri merupakan sistem penilaian yang menyediakan berbagai informasi secara detail dari berbagai institusi perguruan tinggi, informasi tersebut seperti program yang ada di kampus, kelengkapan fasilitas kampus, kecakapan para alumni di dunia kerja, pencapaian universitas dan lainnya.
Dimana dengan adanya penilaian dari QS Stars para mahasiswa dapat memilih universitas yang sesuai dengan minat dan bakatnya. Sementara QS World University Rankings merupakan lembaga pemeringkatan perguruan tinggi internasional yang dinilai berdasarkan enam penilaian yaitu reputasi akademisi, reputasi karyawan, rasio dari fakultas/mahasiswa, sitasi per fakultas, rasio fakultas internasional dan rasio mahasiswa internasional, dengan adanya pemeringkatan ini mahasiswa dapat membandingkan universitas satu dengan universitas lainnya dan dapat menjadi rujukan universitas yang akan ditujunya.
Dapat dilihat bahwa penilaian dan pemeringkatan yang dilakukan QS sangat berpengaruh bagi kelangsungan hidup suatu perguruan tinggi. Penilaian QS dapat memberikan reputasi yang lebih baik bagi pihak universitas agar dapat unggul dalam bersaing dengan universitas lainnya. Namun bila dilihat dari sisi yang lain penilaian QS tidak hanya dibutuhkan bagi pihak universitas saja namun juga mahasiswa terutama bagi pencari beasiswa, karena ada beberapa persyaratan yang mencantumkan bahwa beasiswa hanya untuk universitas yang terdaftar di QS.
Tr : Meifanny Shafira






















