Teropongonline, Medan-Kata ibuku ayahku seperti kincir angin,selalu bergerak mengikuti arah angin,dan berhenti saat kayu pusarannya tertawan,
Sungguh melelahkan bukan ?
Kupikir menjadi ayah itu mudah , ternyata harus terlihat tegar meski keadaan tak memihak ,agar seisi rumahnya tak terisak.
Saat ini umurnya sudah senja , fisiknya tak lagi sekuat dulu, hanya cinta nya yang masih sama ,tak luntur oleh waktu.
Wahai ayah , melelahkan bukan?
Semoga Tuhan beri kebahagiaan
Tr : Magfirani





















