Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Hawa Sakinah, membagikan pengalamannya menjalani Ramadan hingga Idul Fitri di Malaysia saat mengikuti program mobilitas di INTI International University, Rabu (01/04/2026).
Ia mengatakan suasana Ramadan di Malaysia tetap terasa, terutama di pusat kota, meski di lingkungan kampus tidak semeriah di Indonesia.
“Menurut aku, suasana Ramadan di Malaysia sebenernya cukup ramai, apalagi kalau di pusat kota. Tapi karena aku tinggal di kawasan kampus yang mayoritas lingkungan akademik, suasananya terasa agak kurang meriah dibandingkan di Indonesia,” ujarnya.
Perbedaan juga terasa saat sahur dan berbuka, yang kini lebih sering ia jalani bersama teman dibanding keluarga. Ia juga menyesuaikan diri dengan perbedaan waktu.
“Perbedaan yang paling terasa adalah saat berbuka puasa. Di Indonesia biasanya aku berbuka sama keluarga, sedangkan di sini aku lebih sering berbuka bareng teman-teman. Aku juga sempat culture shock sama jadwalnya, karena waktu Subuh di sini sekitar pukul 06.00 dan berbuka hampir pukul 19.30, jadi aku harus menyesuaikan pola aktivitas sehari-hari,” tambahnya.
Saat Idul Fitri, ia merasakan suasana yang tetap hangat dengan tradisi yang mirip seperti di Indonesia, seperti berkumpul dan makan bersama keluarga.
“Perayaan Idul Fitri di Malaysia sebenernya meriah banget. Aku rayain di rumah ibuk, datang ke rumah saudara ibuk, dan rasanya sama aja kaya di Indonesia: kumpul keluarga, makan-makan, ngobrol bareng. Kembang api juga keliatan di mana-mana sampai seminggu setelahnya, jadi tetep hangat dan seru,” jelasnya.
terakhir, ia menyampaikan bahwa Selama program mobilitas di INTI International University, ia juga mendapatkan banyak pengalaman baru, mulai dari bertemu teman dari berbagai negara hingga belajar hidup mandiri.
“Pengalaman paling berkesan buat aku selama program mobilitas di INTI International University adalah bisa ketemu teman-teman dari berbagai negara, termasuk dari seluruh Indonesia. Aku juga ngerasain hidup mandiri untuk pertama kalinya, belajar adaptasi di lingkungan baru, dan ikutan event-event seru di kampus. Banyak banget pengalaman yang bikin aku belajar hal baru dan nggak bakal terlupakan,” ungkapnya.
Tr: Nashwa




















