Kala senja perlahan turun,
Kutemukan rindu berlayar jauh,
Meniti tiap angin yang berembus,
Menyampaikan bisik yang tak pernah putus.
Jarak ini adalah ruang tak terlihat,
Namun di sanalah cinta kita tumbuh,
Berakar di rindu, berbunga di doa,
Meski tangan tak mampu menyentuh.
Malam sering menjadi saksi,
Ketika hati berbicara tanpa kata,
Mengirimkan pesan pada bintang-bintang,
Agar kau tahu, aku selalu ada.
Apakah jarak ini ujian?
Ataukah ia adalah pengikat?
Yang menguji seberapa dalam cinta,
dan seberapa kuat harapan menjejak.
Meski kau jauh di sana,
Bayangmu tak pernah pudar,
di tiap hela napas, kau ada,
dalam hati yang tak pernah lelah berharap.
Aku percaya, jarak hanyalah jeda,
Bukan dinding yang memisahkan,
Karena cinta sejati tak kenal batas,
Ia selalu pulang pada yang dituju.
Tr: Sayed Sahdan Putra
Sumber Foto: Pinterest






















