Upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia berlangsung khidmat di Lapangan Merdeka Medan, Senin (17/08/2026).
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam momentum tersebut, ia menekankan agar peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Makna ini kita anggap jangan menjadi hanya seremonial, tapi kita menjadi momentum penting untuk kita mengingat bahwasanya masih banyak yang harus diperjuangkan. Masih banyak masyarakat kita yang membutuhkan perhatian kita,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar perencanaan pembangunan dan keuangan Kota Medan dapat memberikan dampak langsung kepada masyarakat, terutama melalui penguatan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.
“Pembangunan-pembangunan infrastruktur, lalu bagaimana penguatan kesehatan dan pendidikan kita, seperti sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Pak Presiden kemarin. Yaitu tentang bagaimana penguatan seperti Puskesmas, sekolah-sekolah kita yang terintegrasi bahkan yang teknologinya semakin baik, ada juga smart class juga dilakukan pembangunan, lalu bagaimana memberikan stimulan-stimulan ekonomi juga, agar nantinya pembangunan kota ini secara ekonomi, secara masyarakatnya, ekonomi kerakyatan ini juga bisa terbangun,” ungkapnya.
Rico menegaskan perencanaan pembangunan Kota Medan pada 2027 mendatang harus benar-benar diarahkan pada program yang dibutuhkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Maka dari itu kami mengingatkan kembali, perencanaan kita di 2027 mendatang yang sedang kita rancang hari ini harus betul-betul dilaksanakan pembangunannya, diserahkan kepada masyarakat betul-betul berdampak langsung. Nah, ini memang sedang kami kaji semuanya secara lengkap, sehingga tidak lagi adanya pembangunan-pembangunan ataupun perancangan keuangan yang terlihat tidak diperlukan. Jadi benar-benar yang memang benar-benar berdampak,” katanya.
Selain pembangunan, Rico mengajak masyarakat memaknai kemerdekaan dengan meningkatkan kecintaan terhadap bangsa, menjaga toleransi, serta memperkuat semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita ini bisa kuat, bangsa kita bisa kuat kalau kita saling menjaga. Bangsa kita bisa kuat kalau kita tuh saling menghormati. Maka dari itu kami mendorong agar mengisi kemerdekaan ini bukan hanya bermimpi yang besar-besar, tapi dari kita sendiri saja: bersahabat dengan satu dengan lainnya, mencintai satu dengan lainnya, menghormati satu dengan lainnya. Hal-hal itu kita bangun dengan gotong royong bersama, mudah-mudahan kota kita makin baik,” tutupnya.
Tr: Ilham




















