Teropongdaily, Medan- Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) gelar seminar nasional dan bedah buku bersama Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Acara ini dilakukan di Auditorium UMSU. Selasa (31/05/2022).
Acara ini dihadiri oleh Ketua PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Syafiq A Mughni, Ketua LDK PP Muhammadiyah, Drs. H. Muhammad Ziyad, M.A., Rektor UMSU, Prof. Dr. Agussani, M.AP., Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Hasyimsyah Nasution, para Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sumatera Utara, Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Kota Medan, Pimpinan Wilayah Aisiyah (PWA) Sumatera Utara, para Pimpinan Fakultas se-UMSU serta para mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) UMSU.
Seminar dan bedah buku ini mengusung tema, “Anak Panah Sang Pencerah : Dakwah Merambah Daerah 3T”.
Tujuan dari acara ini untuk memperkuat dakwah di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terpencil). Buku tersebut merupakan kumpulan kisah para Dai yang berdakwah di daerah 3T, yang ditulis oleh Ketua LDK PP Muhammadiyah Drs. H. Muhammad Ziyad, M.A bersama para Dai Muhammadiyah.
Ketua PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Syafiq A Mughni, menyampaikan dalam kata sambutannya bahwa semua kegiatan termasuk kegiatan dalam kampus harus mengandung dimensi dakwah.
“Semua kegiatan termasuk kegiatan di kampus harus mengandung dimensi dakwah di dalam seluruh kegiatannya, begitu pula seluruhnya membawa misi visi Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah,” ujarnya.
Prof. Dr. Agussani, M.AP mengatakan akan terus mendukung program 3T sesuai dengan program yang telah dijalankan.
“Kami tentu terus mendukung program 3T ini terus terlaksana sesuai dengan program kami yang telah kami jalankan, apa yang bisa kami lakukan peran sinergitas UMSU dengan perserikatan, terutama di daerah 3T dalam melakukan pemberian bantuan, pendampingan, pengiriman dan sebagainya,” ucapnya.
Prof. Agussani juga menambahkan bahwa program-program UMSU banyak menunjukan progres. Terkhusus, diterimanya izin pendirian program studi Biomedis UMSU dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah 1 Sumatera Utara.
“Untuk mendapatkan prodi ini tidaklah mudah karena dari 6 Fakultas Kedokteran di Sumatera Utara ini tidak banyak yang memiliki program studi Biomedis,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua LDK PP Muhammadiyah Drs. H. Muhammad Ziyad, M.A menceritakan isi dari buku yang dibedah, seperti di Kalimantan Tengah, Kabupaten Kapuas terdapat 400 mualaf dan tahun ini melaksanakan Ramadhan pertama, berpuasa serta menunaikan tarawih.
Kemudian, setelah melakukan kegiatan bedah buku, acara di lanjutkan dengan seminar nasional yang dipandu oleh Dr. Marjuki MA.
Tr : S F Namira





















