
Teropongonline, Medan-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan kembali melaksanakan penertiban. Kali ini penghuni bangunan bersejarah ” Het Warrenhuis ” yang juga digunakan menjadi sekretariat berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP) itu yang merasakannya pada Jum’at (9/8/2019) siang sekira pukul 15.00 WIB.
Petugas Satpol PP yang dipimpin oleh Sekretaris Satpol PP Kota Medan Rahmad Harahap mengosongkan segala barang yang berada di dalam gedung tersebut.
Dijelaskan Rahmad bahwa dari beberapa Organisasi Kepemudaan (OKP) yang mendiami gedung tersebut, pada penertiban hari ini yang melakukan penolakan adalah organisasi SPSI (Serikat Pekerja Sejahtera Indonesia) sebab mereka berdalih belum menerima surat pemberitahuan. Padahal, lanjuta Rahmad pada penertiban pertama yang dilakukan hari Selasa (6/8/2019) SPSI tidak berada di lokasi.
Dalam penertiban yang juga melibatkan aparat dari unsur TNI dan POLRI ini, petugas Satpol PP Kota Medan tidak mendapat perlawanan yang berarti. Hanya saja beberapa orang yang telah lama menjadikan bangunan tersebut sebagai tempat tinggal meneriaki petugas dan juga Walikota Medan dengan kata – kata makian dan sindiran. Beberapa masyarakat yang terkena penggusuran menghardik Walikota Dzulmi Eldin dengan menuding dirinya tak peduli akan nasib masyarakat miskin dan tidak memiliki tempat tinggal yang dipimpinnya.
” Ya mereka tadi memang masih bingung setelah ini mau tinggal di mana. Cuma ya saya gak bisa kasih solusi. Tugas kami hanya menertibkan,” ujar Rahmad.
Dirinya juga mengatakan belum mengetahui akan digunakan untuk apa bangunan bersejarah ini nantinya. ” Kita belum tahu mau digunakan untuk apa, ya mungkin untuk pelayanan masyarakat bisa juga. Tapi yang jelas setelah dikosongkan ini akan dipagar seng terlebih dahulu, ” jelas Rahmat.
Rahmat mengatakan barang dan sampah yang telah dikosongkan dari bangunan Warrenhuis tersebut nantinya akan ditempatkan di belakang kantor DPRD Kota Medan.
Tr : Agung Harahap



















