Sebanyak 2.657 wisudawan mengikuti wisuda Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) periode kedua tahun 2026 selama tiga hari, dengan pesan menjadikan ilmu sebagai bekal pengabdian kepada masyarakat, Selasa (27/10/2026).
Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd., menyampaikan bahwa wisuda bukan hanya pencapaian mahasiswa, tetapi juga perayaan perjuangan keluarga dan kerja bersama sivitas akademika.
“Wisuda bukan hanya perjalanan keberhasilan seorang mahasiswa, melainkan juga perayaan perjuangan sebuah keluarga dan kerja bersama seluruh sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara,” ujarnya.
Ia berpesan agar para lulusan tidak hanya mengukur keberhasilan dari gelar akademik, tetapi juga dari karakter, kejujuran, dan manfaat yang diberikan kepada sesama.
“Jangan pernah mengukur keberhasilan hanya dari gelar yang tertera di depan atau di belakang nama. Ukurlah juga dari karakter yang saudara jaga, kejujuran yang saudara pertahankan, manfaat yang saudara berikan, dan kepedulian yang saudara tunjukkan kepada sesama,” katanya.
Akrim juga menegaskan bahwa wisuda merupakan awal bagi para lulusan untuk menghadapi kehidupan yang lebih luas dan menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan.
“Bawalah ilmu dengan kerendahan hati, gunakan keahlian dengan tanggung jawab, dan hadapi masa depan dengan keberanian,” tuturnya.
Selain itu, ia mengajak seluruh lulusan untuk terus belajar, berinovasi, menghargai perbedaan, serta menjaga kejujuran dalam menjalankan profesi masing-masing.
“Jadilah alumni yang menghadirkan manfaat. Semoga kelak, ketika orang menyebut UMSU, mereka tidak hanya mengingat kampus tempat saudara belajar, tetapi juga merasakan dampak baik dari karya dan pengabdian saudara,” pungkasnya.
tr: dinda & hafiz



















