Teropongdaily, Medan-Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Sumatera Utara (SUMUT), Prof. Dr. Ibnu Hajar M.Si, yang turut hadir dalam pelantikan Rektor dan peresmian gedung Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menjelaskan, tiga pondasi yang sudah dilakukan Prof. Agussani.
“Pondasi pertama berpusat pada pembangunan gedung UMSU sendiri, yang menjadi pondasi fundamental yang diperlihatkan dalam roadmap. Kedua meletakan arah kemajuan UMSU itu sendiri dan ketiga mengakselerasi kemajuan seperti yang di capai UMSU sekarang ini,” jelasnya, Selasa, (24/05/2022).
Lanjutnya, ia juga percaya pada tiga pondasi ini menjadi tahapan Rektor UMSU dalam menjalankan periodenya selama ini.
“Menurut saya periode ke empat ini, merupakan angka bertuah dimana tidak semua orang mendapatkan kesempatan ini. Makanya beliau dipercaya dan sanggup diberi amanah sebagai rektor UMSU,” ungkapnya.
Prof. Ibnu juga mengatakan yang menjadi barometer bukan gedung tapi kinerja Sumber Daya Manusia (SDM).
“Saya bangga, melihat gedung yang sudah dibangun Rektor UMSU. Namun faktanya kita sudah dua tahun tidak kuliah didalam ruangan, namun yang menjadi barometer bukanlah gedung tapi kinerja dan basisnya itu ada di SDM,” ucapnya.
Terakhir, Prof.Dr. Ibnu Hajar, M.Si menyampaikan 2030 menjelang 2045 Indonesia menghadapi dan menyosong emas. Jika kita berbicara Indonesia emas basisnya ada di Sumber Daya Manusia. Dimana itu di perguruan tinggi, dan
Tambah Prof Ibnu, berbicara 2030-2045 Indonesia emas basisnya ada di SDM. Dimana ia berharap perguruan tinggi seperti UMSU terus Istiqomah dalam membangun SDM.
“Saya berharap perguruan tinggi seperti UMSU untuk terus Istiqomah dalam membangun SDM dan UMSU bisa jadi pusat keunggulan, khususnya perguruan tinggi swasta di Sumut, pembinaan karakter manusia, serta UMSU menjadi motor perubahan SDM,” katanya.
Tr: Indila Rischa Putri & Rita Anisah Saragih























mantap