Teropongdaily, Medan-Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menilai tekanan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran semakin agresif di awal 2026, berdampak pada kondisi ekonomi dan posisi politik internasional Iran.
Pengamat politik UMSU, Shohibul Anshor Siregar, menilai kondisi tersebut menempatkan Iran pada posisi yang semakin tertekan, baik secara ekonomi maupun dalam politik internasional.
“Penangkapan Nicolás Maduro menjadi pesan keras bahwa Amerika Serikat tidak lagi hanya mengandalkan sanksi ekonomi, tetapi juga bersedia melakukan tindakan ekstrem terhadap kepala negara tertentu,” ujarnya saat diwawancarai Tim Teropong, Sabtu (17/01/2026).
Ia menjelaskan bahwa melemahnya pemerintahan Maduro berdampak besar bagi Iran, yang selama ini menjalin kerja sama strategis dengan Venezuela, terutama dalam upaya menghindari sanksi serta distribusi minyak. Hilangnya mitra tersebut dinilai memperlemah posisi Iran di kancah global.
“Venezuela selama ini menjadi salah satu pilar penting bagi Iran di belahan bumi barat. Ketika pilar itu runtuh, tekanan terhadap Teheran otomatis meningkat,” katanya.
Shohibul juga menyoroti dampak ekonomi yang dirasakan Iran akibat meningkatnya tekanan politik dari AS. Menurutnya, nilai tukar rial Iran mengalami penurunan tajam yang mencerminkan kepanikan pasar serta ketidakpastian terhadap masa depan ekonomi negara tersebut.
“Rial bukan hanya melemah, tetapi juga menjadi simbol kepungan total terhadap Iran, baik secara finansial, diplomatik, maupun militer,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menilai kebijakan ultimatum ekonomi yang diberlakukan Presiden Trump kepada negara-negara lain mempercepat isolasi Iran di tingkat global. Kebijakan tersebut memaksa banyak negara untuk memilih antara mempertahankan hubungan dagang dengan Amerika Serikat atau tetap berinteraksi dengan Teheran.
“Tekanan ini menempatkan Iran pada kondisi yang sangat kritis. Mereka menghadapi krisis ekonomi internal sekaligus ancaman terhadap stabilitas kepemimpinan nasional,” pungkasnya.
Tr: Adimas Dwipangga
Sumber Foto: Unair






















