• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok
Menelisik Fenomena Anti Orang Asia Di Amerika

Menelisik Fenomena Anti Orang Asia Di Amerika

7 April 2021
Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Mahasiswa FKIP UMSU Raih Gelar Duta Muda Inspirator Sumatera Utara 2026

4 February 2026
Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang?

4 February 2026
Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

Survei: Pandangan Mahasiswa UMSU terhadap Peluang dan Tantangan Kerja di Era Digital

4 February 2026
Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

UMSU Mart Berhenti Beroperasi

4 February 2026
Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

Pada Hal-Hal yang Tak Pernah Pergi

4 February 2026
UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

FKIP UMSU Menyokong Pembelajaran Visual melalui Ruang Podcast

29 January 2026
UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

Kecemasan Mahasiswa di Tengah Isu Perang Dunia Ketiga

29 January 2026
UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

UKM-LPM Teropong UMSU Gelar Webinar Nasional Literasi Hukum Digital

29 January 2026
UKM LPM Teropong Pelajari Strategi Bisnis Media dalam Kunjungan ke Harian Analisa

UKM LPM Teropong Pelajari Strategi Bisnis Media dalam Kunjungan ke Harian Analisa

26 January 2026
Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Akademisi UMSU Kritik Resolusi PBB soal Timur Tengah

25 January 2026
Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

Masihkah Mahasiswa Menjadi Suara Rakyat?

25 January 2026
Pengamat Politik UMSU Soroti Putusan MK: Wartawan Tidak Bisa Langsung Dipidana

UMSU Kukuhkan Guru Besar Energi Terbarukan

24 January 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Sunday, 8 February 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Artikel

Menelisik Fenomena Anti Orang Asia Di Amerika

by REDAKSI TEROPONG
7 April 2021
in Artikel
Reading Time: 4 mins read
0
Menelisik Fenomena Anti Orang Asia Di Amerika
0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Teropongonline, Medan-Pada saat ini tumbuh kembali sikap rasisme di negara barat khususnya Amerika. Dicatat oleh lembaga swadaya masyarakat (NGO) Stop Asian Americans And Pacific Islander Hate dari tahun 2020 sampai 2021 berupa insiden diskriminasi, kebencian, ketidaksukaan atau ketakutan terhadap orang-orang dari negara lain terhadap Asia-Amerika dan orang kepulauan pasifik di Amerika. Kejahatan tercatat sejak tahun 2020  sampai tahun 2021 berjumlah 3.795 kasus.  Pada fenomena ini pada gender wanita mendapat insiden kebencian 2,3 kali lebih banyak dari pria, secara etnis Tionghoa menjadi kelompok terbesar yang melapor, diikuti oleh etnis Korea , Vietnam dan Filipina.

 
Insiden kebencian terjadi pada semua golongan usia, bentuk insiden berupa pelecehan verbal, pelecehan online, serangan fisik pelanggaran hak sipil dan pengucilan. Laporan ini merupakan gambaran kecil dari berbagai insiden sentimen anti  orang asia dan pasifik di Amerika. Fenomena anti orang asia di Amerika bermula dari munculnya pandemi corona virus pada awal tahun 2020 yang dikabarkan pada saat itu pertama kali muncul di kota Wuhan Tiongkok. Kemunculan kasus penyebaran virus corona di kota Wuhan tersebut menjadi awal penyebab munculnya insiden sikap rasisme orang Amerika terhadap orang Asia dan Pasifik khususnya etnis Tiongkok.

RelatedPosts

Iram Dzāt al-ā€˜Imād, Kota Kuno Kaum ā€˜Ä€d yang Hilang dan Kisahnya Diabadikan dalam Al-Qur’an

ā€œAgak Laenā€ dari Podcast ke Layar Lebar Jutaan Penonton

Wajah Baru Kabimawa UMSU

 
Insiden rasisme itu di perparah oleh sikap sentimen anti China (Tiongkok) presiden Amerika pada saat itu yang menyebut virus corona sebagai virus China. Sikap sentimen Donald Trump tersebut  memicu meningkatnya stigmatisasi terhadap orang keturunan Asia di negara Amerika hingga dunia barat.


Apakah fenomena sikap anti orang Asia ini merupakan peristiwa baru?
ternyata bila kita baca dalam sejarahnya, fenomena anti orang Asia ini bukan merupakan hal yang baru, fenomena saat ini merupakan dampak dari rangkaian panjang sejarah rasisme orang Amerika dimasa lalu.


Dilansir dari CNN Indonesia jejak kekerasan dimulai pada masa civil war, imigran keturunan Tiongkok mulai berdatangan dan menetap di Amerika Serikat dalam jumlah signifikan sekitar 1850-an. saat itu sebagian besar dari mereka tinggal di California dan negara bagian Amerika Serikat sebelah barat.


Saat itu, sebagian besar imigran China bekerja dipertambangan dan konstruksi jalur kereta api. permintaan buruh untuk melakukan pekerjaan berbahaya dibidang konstruksi dengan upah minim sangat tinggi. para imigran China bersedia memenuhi kebutuhan pekerja tersebut. Sejak itu, kiasan bernada rasisme bahwa orang Asia datang untuk mencari pekerjaan warga kulit putih santer terdengar.


Sentimen anti-Asia saat itupun terus mendarah daging di sebagian besar warga Amerika, bahkan hingga ke ranah pemerintahan. pada tahun 1854, Mahkamah Agung California memutuskan keturunan Asia tidak dapat bersaksi melawan kulit putih dipengadilan. Keputusan itu sedikit banyak menjadikan “jaminan” orang kulit putih dapat dengan mudah lolos dari hukuman atas kekerasan terhadap orang asia yang dilatar belakangi rasa benci dan tindakan rasial.


Undang-undang diskriminatif kesengsaraan ekonomi pada tahun 1870-an semakin memperkuat sentimen anti-Asia di Amerika. saat itu, keturunan Asia kerap menjadi kambing hitam terhadap situasi sosial dan ekonomi dinegeri Paman Sam.


Pada 1882, kongres Amerika mengeluarkan Undang-Undang Pengecualian Tionghoa atau Chinese Exlusion Act. UU itu melarang imigran China masuk ke Amerika Serikat selama 10 tahun Undang-Undang itu berlaku setidaknya hingga lebih dari 60 tahun sebelum dicabut pada tahun 1943.


Penyebaran Wabah Cacar
Dilansir dari bbc indonesia cacar adalah salah satu penyakit yang paling ditakuti di dunia. Pada abad ke 20 saja, cacar setidaknya membunuh setidaknya 300 juta orang. Penyakit ini sangat menular dan bias menyebar melalui percikan mulut atau hidung seseorang yang terinfeksi virus dihirup oleh orang-orang disekitarnya. Percikan virus variola inilah yang kemudian membuat orang lain tertular. Cacar termasuk penyakit kuno dan diketahui sudah ada sejak 3.000 tahun yang lalu. Bukti fisik paling awal ditemukan pada mumi raja mesir yang meninggal dunia pada 1157 sebelum masehi.


Penyakit ini dibawa para pedagang dari mesir ke India pada millennium pertama sebelum masehi. Dari sana, cacar menyebar ke China pada abad pertama setelah masehi. Penyakit ini masuk ke Eropa oleh tentara perang salib pada abad ke 11 dan 12.


Penyebaran Wabah Cacar di Amerika Serikat
Pada tahun 1492 salah seorang anggota penjelajah dari Spanyol yang dipimpin oleh Christopher Columbus, melihat sebuah pulau dikawasan Amerika yang kemudian dikenal dengan nama San Salvador. Setelah mendarat sebentar, Columbus bertemu dengan sekelompok penduduk asli yang kemudian dikenal dengan Indian. Sebutan Indian terhadap semua penduduk Amerika tersebut menyebar ke seluruh Eropa Barat sehingga semua penjelajah Eropa menyebut semua penduduk asli Amerika itu sebagai orang-orang Indian.


Setelah kedatangan Columbus tersebut, ribuan penjelajah eropa menyusulnya dan mendarat serta bermukim diberbagai kawasan Amerika yang disebutnya sebagai New World atau daerah baru. Kedatangan orang-orang Eropa ke Amerika diduga sebagai penyebab masuknya virus cacar ke Amerika. Bangsa Amerika Serikat yang di dominasi oleh ras berkulit putih yang berasal dari Eropa menganggap bahwa orang Asia merupakan pembawa penyakit.


Fenomena rasisme ini kembali muncul akibat dari pergulatan geopolitik antara China dengan Amerika. Diawali perang dagang antara Amerika dan China diimplementasikan melalui kebijakan ekonomi kedua negara yang satu sama lain saling menekan. Amerika berupaya menekan kemajuan pertumbuhan ekonomi China yang pesat dan hegemoni China dikancah perpolitikan dunia.


Amerika merasa tersaingi oleh hegemoni China dikancah perpolitikan dunia dan tidak ingin dikalahkan oleh China. Apalagi Tren kemajuan perekonomian yang diprediksi oleh para ahli ekonomi dunia mengarah kepada negara-negara Asia seperti negara China, Jepang dan Korea bahkan negara Asia lainnya. Kemajuan perekonomian negara-negara Asia tersebut diprediksi menimbulkan kekhawatiran bangsa barat bahwa mereka akan tergeser dari hegemoni yang selama ini mereka duduki.


Akibat fenomena ini semakin menambah persoalan dunia yang kompleks dan rumit. Fenomena ini berpotensi mengakibatkan menyebarnya konflik ras di dunia yang saat ini sedang dialami oleh beberapa negara Afrika seperti Namibia, Zimbabwe, Angola, Chad, Libya Sudan dan Uganda serta Asia seperti Myanmar (Burma) dan China. Fenomena rasime di Amerika tersebut apabila tidak segera dihentikan bakal menyebar negara-negara lain bahkan adanya serangan balasan orang-orang asia terhadap orang Amerika di Asia, fenomena tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu perdamaian dunia. Oleh karena itu diperlukan tindakan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam menghentikan peristiwa rasisme di suatu negara khususnya Amerika dengan menjebatani perdamaian antar bangsa.

sumber : Ihza Mahendra (Mahasiswa Fakultas Hukum UMSU/Kader KAMMI)

sumber foto : Shutter Stock

Tags: #lpmteropong#rasisme#teropongonline#umsumedanpersmapersteropongpersumsurasisdiamerika
Previous Post

Bincang Santai Bersama UMSU PRESS

Next Post

Pelantikan UKM Tari Seni dan Budaya

Related Posts

Iram Dzāt al-ā€˜Imād, Kota Kuno Kaum ā€˜Ä€d yang Hilang dan Kisahnya Diabadikan dalam Al-Qur’an

Iram Dzāt al-ā€˜Imād, Kota Kuno Kaum ā€˜Ä€d yang Hilang dan Kisahnya Diabadikan dalam Al-Qur’an

by REDAKSI TEROPONG
14 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Iram Dzāt al-ā€˜Imād, yang dikenal sebagai kota kaum ā€˜Ä€d dengan bangunan-bangunan tinggi dan megah, menjadi salah satu misteri dalam...

Mengenal Agile Organization

ā€œAgak Laenā€ dari Podcast ke Layar Lebar Jutaan Penonton

by REDAKSI TEROPONG
8 January 2026
0

Teropongdaily, Medan-Perjalanan Agak Laen menjadi salah satu kisah menarik dalam perkembangan industri hiburan Indonesia. Berawal dari obrolan santai tanpa target...

Wajah Baru Kabimawa UMSU

Wajah Baru Kabimawa UMSU

by REDAKSI TEROPONG
29 December 2025
0

Setelah 11 tahun dipimpin oleh Dr. Radiman, S.E., M.Si. sebagai Kepala Biro Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Universitas Muhammadiyah Sumatera...

Lewat BerSiM, Tim FKIK UMSU Bersinar di PIMTANAS

Makna Hari Bela Negara: Menjaga Indonesia, Berikut Penjelasannya

by REDAKSI TEROPONG
20 December 2025
0

Teropongdaily, Medan-Peringatan Hari Bela Negara setiap 19 Desember menjadi pengingat bahwa Indonesia berdiri bukan hanya karena kekuatan senjata, tetapi juga...

Sawit Bukan Pohon Secara Mutlak, Akademisi UMSU Jelaskan Perbedaan Fungsi Ekologisnya

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Sumatera Utara Diminta Siaga Bencana Hidrometeorologi

by REDAKSI TEROPONG
6 December 2025
0

Teropongdaily, Medan-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balai Besar Wilayah I mengeluarkan peringatan dini terkait potensi bencana hidrometeorologi di Sumatera...

Cuaca Ekstrem Melanda Berbagai Wilayah Indonesia

Cuaca Ekstrem Melanda Berbagai Wilayah Indonesia

by REDAKSI TEROPONG
25 November 2025
0

Teropongdaily, Medan-Indonesia menghadapi lonjakan cuaca ekstrem selama beberapa pekan terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Nasional Penanggulangan...

Next Post
Pelantikan UKM Tari Seni dan Budaya

Pelantikan UKM Tari Seni dan Budaya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Surat Edaran UMSU Menyambut Ramadan

Surat Edaran UMSU Menyambut Ramadan

4 years ago
PUSBA UMSU Resmi Luncurkan ULTRA Tingkatkan Kompetensi Bahasa

PK IMM FEB UMSU Asah Kemampuan Administrasi Kader

1 year ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 5 other subscribers

    Konten Terbaru

    • Mahasiswa FKIP UMSU Raih Gelar Duta Muda Inspirator Sumatera Utara 2026 3 February 2026
    • Mengapa Seni Dijadikan Mesin Cuci Uang? 2 February 2026
    • Survei: Pandangan Mahasiswa UMSU terhadap Peluang dan Tantangan Kerja di Era Digital 31 January 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    Ā© 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    Ā© 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In