Teropongdaily, Medan-Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menggelar sosialisasi program Mahasiswa Berdampak secara daring via zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui laman YouTube resmi, Rabu (14/01/2026).
Melalui kegiatan ini, Kemdiktisaintek menjelaskan konsep, tujuan, serta mekanisme pelaksanaan Program Mahasiswa Berdampak, termasuk peluang keterlibatan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Tenaga Ahli Staff Khusus Menteri Bidang Tata Kelola Lembaga, Fidela Marwa Huwaida menjelaskan alur koordinasi program Mahasiswa Berdampak.
“Bahwa perguruan tinggi juga bisa berkolaborasi atau ada co-founding dari VSR perusahaan atau ada pendanaan dari perguruan tinggi. Tentunya ini juga akan melibatkan tim dosen, dan juga rekan-rekan, dan perlu ada dosen pembimbing yang nantinya tim mahasiswa ini akan berkoordinasi dengan dosen pembimbing di lapangan,” jelasnya.
Fidela menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan program, khususnya lingkungan perguruan tinggi.
“Jika ingin ada kolaborasi misalkan dari satu sektor tertentu, atau di bidang energi, beberapa komunitas, organisasi di tingkat kampus, kemahasiswaan, yang berfokus pada tema energi dipersilahkan namun tetap ada satu perguruan tinggi kemudian menjadi penanggung jawab,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Prof. apt. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D., menyebutkan bahwa Kemdiktisaintek telah menjalankan berbagai program pengabdian masyarakat, khususnya dalam penanganan gawat darurat bencana.
“Awal Desember 2025, tahap pertama, kedua, dan ketiga, secara umum kami telah melaksanakan 202 kegiatan penanggulangan gawat darurat bencana dengan total anggaran mencapai Rp77,32 miliar,” sebutnya.
Sosialisasi ini turut dihadiri oleh Direktur Jendral Riset dan Pengembangan, Dr. Mohammad Fauzan Adziman, S.T., M.Eng., Ph.D., Direktur penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Prof. apt. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D., Ketua tim kerja pengabdian pada masyarakat, Luthfi Ilham Ramadhani, S.Sos., Tenaga ahli staff khusus bidang tata kelola lembaga, serta tim pakar.
Tr: Widya Putri




















