Teropongdaily, Medan-Idaho National Laboratory (INL) menjadi lokasi pusat pembangunan energi nuklir, yang saat ini banyak digunakan oleh lusinan perusahaan dalam mengembangkan desain reaktor canggih yang lebih kecil dari pembangkit listrik raksasa. Pendekatan yang disebut lebih cepat dan murah dalam membangun reaktor ini, menjadi rumah bagi beragam fasilitas evaluasi inti reaktor, bahan bakar, bahan pendingin, serta komponen penting lainnya.
Dilansir dari situs flipboard, stars and stripe. Pembangunan secara global energi nuklir ini dibangun di padang tandus Idaho, Amerika Serikat (AS).
Para ilmuwan disana merupakan orang pertama yang menghasilkan listrik dari pembelahan atom di tahun 1951 silam. Hampir seluruh pembangkit listrik tenaga nuklir di dunia kini juga dapat menelusuri asal-usulnya melalui INL, hingga banyak ilmuwan mengunjungi lokasi terpencil tersebut untuk pengujian desain reaktor.
Menyebut dirinya sebagai laboratorium energi nuklir Amerika, INL memiliki misi utama dalam menjaga armada reaktor yang akan tetap beroperasi dalam pengembangan pembangkit listrik generasi berikutnya. Sebanyak 52 reaktor dibangun dan dioperasikan di fasilitas INL, dimana teknologi kini telah menjadi sumber daya utama.
Memiliki fasilitas memadai, INL dibangun atas beton 12 inci dan baja satu inci yang berfungsi untuk menahan radiasi disaat para ilmuwan menguji reaktor baru di dalam. Tak hanya itu, INL juga menyediakan kacamata augmented reality yang dapat memberikan gambaran akan fasilitas-fasilitas reaktor yang sedang beroperasi kepada para pengunjung.
Tr : Choirun Annisa
Editor : Restu Adiningsih
Sumber : Flipboard, Stars and Stripe
Sumber Foto : Pinterest






















