Sembilan mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) yang tergabung dalam komunitas kehumasan Ecovia menyelenggarakan kampanye Sehari Sebumi untuk mengedukasi dalam pengelolaan sampah plastik.
Mengusung tema ‘Kurangi Hari Ini, Selamatkan Hari Esok’, kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta untuk memahami pentingnya menjaga lingkungan melalui tindakan sederhana.
Sebelum main event diselenggarakan, Sehari Sebumi terlebih dahulu hadir dalam kegiatan pre-event di Car Free Day, Lapangan Merdeka Medan. Rangkaian kampanye tersebut kemudian berlanjut melalui kegiatan utama yang diselenggarakan di Sanggar Anak Sungai Deli (Sasude), Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan.
Kampanye puncak ini diikuti oleh 19 peserta dan turut dihadiri oleh Kepala Kecamatan Medan Maimun, Kepala Lingkungan XII Sei Mati, serta warga sekitar. Berbagai kegiatan diselenggarakan untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan, mulai dari edukasi lingkungan, kegiatan mengumpulkan sampah plastik (clean up), permainan interaktif, penulisan pesan lingkungan, hingga nominasi Eco Appreciation sebagai bentuk apresiasi kepada kelompok peserta.
Ketua Panitia Sehari Sebumi, Lowla Santa Claudia Manurung, berharap kegiatan ini dapat mendorong peserta menyadari sampah plastik merupakan persoalan bersama yang membutuhkan keterlibatan setiap orang.
“Kami berharap peserta bisa lebih sadar bahwa sampah plastik adalah masalah bersama. Setelah kegiatan ini, mereka juga diharapkan bisa mengambil peran aktif dalam menjaga lingkungan, dimulai dari hal-hal sederhana di sekitar mereka,” ujarnya pada Kamis (08/10/2026).
Menurut Lowla, perubahan perilaku menjadi salah satu hal penting yang diharapkan muncul setelah kampanye berlangsung. Kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup berhenti pada pengetahuan, tetapi perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi langkah awal bagi peserta untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan menerapkan kebiasaan yang lebih ramah lingkungan, bahkan setelah acara selesai,” tutupnya.
Tr: Elza




















