Teropongdaily, Medan-Pendidikan tinggi memainkan peran strategis dalam membentuk kehidupan masyarakat, mempromosikan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendidikan tinggi merupakan tahap awal yang menghasilkan intelektual, ilmuwan atau profesional yang terdidik dan kreatif, toleran, demokratis dan berkarakter kuat, serta memiliki keberanian membela kebenaran bangsa.
Oleh karena itu perguruan tinggi sebagaimana disyaratkan undang-undang harus berperan sebagai ruang kritis dan inovatif dalam pengembangan berbagai rumpun keilmuan untuk kepentingan masyarakat.
Dalam kaitannya, mahasiswa merupakan kaum intelektual yang melaksanakan dan mengendalikan kelangsungan eksistensi bangsa di masa depan. Sepanjang sejarahnya, kaum cendekiawan telah menjadi puncak silih berganti kemerdekaan Indonesia. Mereka juga sedang dalam proses mengalahkan rezim otoriter Orde Baru yang melanggar amanat kemerdekaan. Kaum intelektual harus mewujudkan perbaikan yang konkrit untuk kebaikan bersama dan melawan segala ketidakadilan.
Dijelaskan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi yang berbunyi, “Pendidikan Tinggi harus diselenggarakan dengan prinsip demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai agama, nilai budaya, kemajemukan, persatuan, dan kesatuan bangsa.”
Namun seringkali kebijakan yang dikeluarkan tidak berpihak pada mahasiswa, kenaikan biaya kuliah yang menyebabkan kesulitan bagi mahasiswa merupakan masalah yang kompleks dan sering kali memunculkan kekhawatiran di banyak negara. Kenaikan biaya kuliah dapat membatasi akses ke pendidikan tinggi dan meningkatkan beban finansial bagi mahasiswa dan keluarga mereka. Ini dapat mempengaruhi mobilitas sosial dan kesempatan yang setara dalam masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat secara keseluruhan untuk berupaya mencari solusi yang adil dan berkelanjutan untuk memastikan bahwa pendidikan tetap dapat diakses oleh semua individu tanpa terhalang oleh masalah keuangan.
Dalam situasi ini, beberapa langkah yang mungkin diambil adalah meningkatkan aksesibilitas pendidikan tinggi melalui beasiswa dan bantuan keuangan, mengendalikan atau mengurangi biaya kuliah, serta memperkuat peran pemerintah dalam mengatur biaya pendidikan. Selain itu, menciptakan peluang kerja yang baik dan mengatasi kesenjangan ekonomi juga merupakan faktor penting dalam mengurangi beban finansial bagi mahasiswa.
Tr : Adhlin Faridz
Sumber Foto : Freepik






















