Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menyelenggarakan sosialisasi bersama Bank Indonesia (BI) terkait Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Bank Indonesia 2026 di Auditorium UMSU, Selasa (07/04/2026).
Kegiatan ini mengusung tema ‘Cerdas Finansial, Kuat Ekonomi: GenBI Sebagai Agent of Chance Dalam Mewujudkan Stabilitas dan Literasi Kebanksentralan Indonesia’. Edukasi disampaikan oleh sejumlah unit di Bank Indonesia Sumatera Utara.
Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, Murdianto, dalam pemaparannya menyampaikan pentingnya literasi keuangan bagi generasi muda.
“Program Bantuan Pendidikan BI bukan hanya sekadar bantuan finansial, tetapi kami fokus membentuk karakter kepemimpinan dari adik-adik GenBI dan kami harap ini menjadi pijakan bagi mahasiswa,” ujarnya.
Pustakaan KPw BI Sumatera Utara, Husna Athira Ashoba, dalam sosialisasi pertama menyebut kehadiran GenBI bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap literasi keuangan.
“Organisasi ini juga berfokus pada masyarakat. Perpustakaan BI juga punya program literasi seperti bedah buku dan keuangan,” jelasnya.
Pada sesi Sosialisasi Edukasi Keuangan Digital dan Pelindungan Konsumen, Asisten Manajer Fungsi Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran KPw BI Sumut, Nisa Rahmawati, menyoroti kerentanan Gen Z terhadap kejahatan digital, termasuk penipuan QRIS.
“Peduli berarti memahami apa itu mobile banking dan bagaimana cara penggunaannya. Kenali berarti memahami dan mengenali layanan yang digunakan, termasuk mewaspadai tautan atau link yang mencurigakan. Adukan berarti segera melaporkan jika terjadi penipuan,” paparnya.
Kemudian, Tim Pengelola Uang Rupiah KPw BI Sumut, Ibrahim Hasibuan, pada sosialisasi terakhir mengingatkan pentingnya menjaga uang rupiah dengan baik.
“Ketika kita masih memperlakukan uang dengan sesuka hati, tidak baik dalam menjaganya, itu sama saja kita menjadi manusia yang tidak bertaqwa karena merugikan manusia lainnya,” tegasnya.
Tr: Winsi





















