Teropongonline, Medan-Serial viral yang satu ini memang tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dikarenakan, drama ini mengisahkan seputar perselingkuhan dalam rumah tangga. Serial Layangan Putus sendiri memang diangkat dari kisah yang sebelumnya sempat viral di media sosial. Tingkah yang dilakukan Mas Aris “Si Manipulatif” terhadap istrinya Kinan sangat membuat para penonton emosi. Nah, apa saja ciri” Manipulatif itu?
Manipulasi adalah cara yang digunakan seseorang untuk mendapatkan keinginannya. Dengan begitu, ciri” Manipulatif adalah
- Berbohong menjadi salah satu ciri orang manipulatif. Bisa dikatakan, berbohong menjadi senjata ampuh bagi mereka.
Jika bersalah, mereka tidak meminta maaf, mereka akan menyembunyikan rasa bersalah dengan mempermainkan fakta.
Seorang manipulatif pandai melihat kesempatan untuk mendapatkan apa pun yang diinginkan.
2. Mengintimidasi dan Bertindak seperti Korban
Mereka kerap mengintimidasi lawannya. Bukan dengan ancaman, mereka cenderung melakukan dengan cara kata-kata yang halus. Ini dilakukan agar lawannya merasa takut dan menyerah. Jika cara tersebut tidak berhasil, mereka cenderung akan menempatkan diri seolah-olah sebagai korban.
Mereka biasanya akan menunjukkan jika ia adalah orang yang paling menderita dan menyesal akan hal yang terjadi.
3.Memprovokasi
Memprovokasi dengan sengaja ia lakukan hanya untuk mendapatkan reaksi lawannya. Misalnya, mereka mungkin dengan sengaja melakukan sesuatu untuk membuat marah sehingga dapat menuduh lawannya selalu marah.
4.Menyangkal dan Menghindar
Menyangkal dan menghindari menjadi taktik manipulasi untuk selanjutnya. Mereka menggunakan ini untuk membuat lawannya bersimpati. Awalnya, lawan merasa ia salah. Namun, dengan terus-menerus menyangkal pertanyaan, hal tersebut membuat lawan tidak yakin.
Jika lawannya ragu dengan keyakinan awal bahwa ia salah, trik menyangkal akan membuat lawannya memaafkan apa yang telah dilakukan. Tak hanya menyangkal saja, seseorang yang manipulatif juga terbiasa menghindar. Biasanya, mereka melakukan hal tersebut untuk menghindari tanggung jawab.
Contohnya adalah menolak untuk membicarakan masalah nya.
Dalam menghindari pertanyaan, mereka akan sedikit menyentak.
Kalimat umum yang sering digunakan adalah, “Jangan mengutarakan pertanyaan yang sama terus-menerus. Itu sangat mengganggu.”
Hal tersebut membuat lawannya merasa terganggu dan tidak ingin membahas permasalahannya lagi.
- Tidak memedulikan masukan orang lain.
Agar kemauan mereka terwujud, seorang yang manipulatif akan bertindak sendiri dengan asumsi bahwa lawannya sudah menyetujui kemauannya (meskipun lawannya tidak pernah berkata “iya”). Meski lawannya sudah menyuarakan ketidaksetujuan lawannya, mereka hanya akan mengesampingkan opini lawannya.
Tr : Anggi Syafitri



















