Tim Bantuan Medis (TBM) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar TBM Medical Emergency Education (MEEducation) di SMA Muhammadiyah II Medan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai bantuan hidup dasar, Sabtu (24/10/2026).
Ketua Panitia, Nadine Anjelita Simatupang menjelaskan, kegiatan ini dilatarbelakangi untuk membangun pemahaman siswa mengenai kesehatan, serta cara memberikan pertolongan dalam kondisi gawat darurat.
“Kita beri pemahaman kepada siswa-siswi SMA tentunya bisa melakukan bantuan hidup dasar, apalagi jika dalam kondisi yang butuh pertolongan,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan tahun ini, Ketua Umum TBM FKIK UMSU, Simon Alvin Sihombing menambahkan, ada pemberian tiga materi utama.
“Ada tentang resusitasi jantung paru, penanganan tersedak atau sumbatan jalan napas, serta perawatan luka. Selain itu, kegiatan juga melibatkan Program Studi Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer FKIK UMSU untuk memberikan edukasi tambahan mengenai kesehatan reproduksi,” ujarnya.
Ia menyebutkan, pelibatan program studi tersebut menjadi salah satu pengembangan dalam pelaksanaan TBM MEEducation tahun ini.
“Terdapat prodi spesialis Program Studi Spesialis Kesehatan Keluarga Layanan Primer, kami menggandeng juga program yang ada di FKIK UMSU sendiri,” katanya.
Selain itu, ia menyebutkan soal pemilihan siswa SMA sebagai sasaran kegiatan.
“Didasarkan pada pertimbangan bahwa kelompok usia remaja dinilai lebih mampu memahami materi bantuan hidup dasar. Adapun SMA Muhammadiyah 2 Medan dipilih karena pada tahun-tahun sebelumnya kegiatan serupa telah dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 1 Medan,” sebutnya.
Terakhir, ia berharap siswa yang mengikuti kegiatan ini dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh ketika menghadapi situasi gawat darurat dan membagikannya kepada orang-orang di sekitar mereka.
“Nantinya semoga siswa-siswa yang sudah mengikutinya, bisa menyebarkan ilmu yang sudah didapatinya, dan juga nantinya jika ada kondisi tertentu, bisa langsung mengaplikasikannya,” pungkasnya.
Tr: Elza dan Dwy




















