Pemerintah Kota Medan menggelar gotong royong di 21 kecamatan untuk menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi upaya menjaga kebersihan lingkungan dan menangani sejumlah titik rawan banjir di Kota Medan, Sabtu (15/08/2026).
Wali Kota Medan Rico Waas mengatakan kegiatan gotong royong dilakukan secara serentak bersama seluruh kecamatan, berbeda dari kegiatan rutin yang biasanya dilaksanakan setiap minggu.
“Hari ini kita kembali gotong royong seperti biasa. Setiap minggu kita lakukan. Namun hari ini berbedanya adalah kita melaksanakannya bersama-sama 21 kecamatan,” ujar Rico.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari Gerakan Indonesia ASRI yang diinstruksikan Presiden Prabowo. Gotong royong difokuskan pada sejumlah wilayah yang memiliki persoalan drainase dan rawan mengalami banjir.
“Dalam rangka menyambut 17 Agustus ke-81, kita menyemarakkan untuk menggerakkan masyarakat setempat kita, wilayah-wilayah kita, membersihkan daerahnya sebagai Gerakan Indonesia Asri,” katanya.
Selain gotong royong, Pemko Medan juga menggelar kegiatan Sapa Warga untuk menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat secara langsung. Salah satu persoalan yang ditemukan berkaitan dengan kondisi drainase di Kelurahan Medan Tenggara, Kecamatan Medan Denai.
“Kita petakan juga masalahnya dari daerah drainasenya dan juga sumbernya dari mana, termasuk permasalahan-permasalahan lain, permasalahan KK, KTP, masalah rumah ibadah, termasuk penerangan jalan, itu juga kita terima, kita coba selesaikan hari ini,” ucap Rico.
Rico meminta camat dan lurah untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat secara cepat agar permasalahan yang ditemukan di lapangan tidak berhenti pada tahap penyerapan aspirasi.
“Apabila ada permasalahan, harus tanggap, respon langsung kepada masyarakat,” pungkasnya.
Tr : Zhafira




















