Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) SatuMu sebagai upaya mendukung implementasi platform digital terpadu Muhammadiyah dalam mengintegrasikan data dan layanan keanggotaan, Senin (27/07/2026).
Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd. menyebut implementasi SatuMu merupakan bagian dari dukungan UMSU terhadap program strategis Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang akan diperkuat menjelang Muktamar Muhammadiyah 2027.
“Mestinya seluruh tendik, dosen, ungsu ikut program ini di ranting masing-masing. Untuk mengaplikasikan atau mendorot aplikasi Satumu atau yang kalau kita sudah tahu namanya MASA. Ini menjadi program yang sangat penting dari pimpinan pusat Muhammadiyah yang harus kita dukung bersama-sama,” ujarnya.
Ia menargetkan partisipasi dosen dan tenaga kependidikan UMSU dalam penggunaan aplikasi MASA terus meningkat sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah.
“Saya berharap dan menargetkan minimal seribu dosen dan tendik sudah mendownload MASA sebelum Muktamar Muhammadiyah tahun 2027,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara Irwan Syah Putra, M.A. menjelaskan SatuMu dikembangkan untuk menyatukan berbagai layanan digital Muhammadiyah dalam satu sistem sehingga tata kelola organisasi menjadi lebih efektif.
“Platform digital terpadu ini diharapkan bisa mewujudkan satu data Muhammadiyah melalui integrasi layanan keanggotaan, organisasi, iuran, administrasi dari tingkat pusat hingga ranting,” jelasnya.
Ia menambahkan, UMSU diharapkan menjadi pelopor implementasi SatuMu mengingat kampus tersebut dipercaya sebagai lokasi penyelenggaraan Muktamar Muhammadiyah ke-49 pada 2027.
“Kita harus menjadi pionir dalam Gerakan SatuMu ini karena UMSU adalah tempat pelaksanaan Muktamar yang telah diamanahkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah,” pungkasnya.
Tr. regita





















