Dengan tema ‘Upaya Pengembangan Pola Kritis Mahasiswa terhadap Isu Global dalam Tatanan Hukum Indonesia di Era Modern,’ Internal Law Debate Competition (ILDC) KDH Jilid VI 2026 resmi dibuka hari ini, dari 02–06 Juni di Aula Fakultas Hukum UMSU, Selasa (02/06/2026).
Dalam sambutannya, Wakil dekan III Dr. Atika Rahmih S.H., M.H., mengingatkan mahasiswa untuk tidak sepenuhnya bergantung pada Artificial Intelligent (AI) dalam menyelesaikan tugas akademik.
“Jangan selalu berpantokan kepada AI. Boleh belajar dari AI, tapi gunakan juga akal dan pikiran kita agar tidak malas,” ujarnya.
Ia juga menegaskan mempunyai IPK yang tinggi tapi tetap berorganisasi dan punya prestasi. Itu yang sebenarnya dikatakan mahasiswa.
“Jadi menjadi mahasiswa, berorganisasi dan mempunyai jejaring yang banyak. itu yang paten kata orang Medan. Nah, maka berbahagialah kalian yang saat ini duduk di organisasi. Kalian punya talenta dan mempunyai jejaring nantinya,” tegasnya.
Ia mengatakan piala tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan Komunitas Debat Hukum kepada Fakultas Hukum sekaligus mendukung akreditasi program studi.
“Komunitas Debat Hukum tidak pernah hutus setiap tahunnya memberikan piala kepada Fakultas Hukum. Ini merupakan penghargaan yang dipersembahkan oleh Komunitas Debat Hukum kepada Fakultas Hukum. Ini juga mendukung akreditasi program studi,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam menyikapi berbagai informasi dan permasalahan.
“Semoga dari acara ini, kalian semua bisa lebih berpikir kritis dan tidak mudah menerima informasi begitu saja. Jadilah mahasiswa yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga mampu berpikir logis dan kritis dalam menghadapi berbagai permasalahan,” harapnya.
Tr: Raihanna & Dinda



















