Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) tengah berupaya mengikuti seleksi Beasiswa Bank Indonesia (BI) sebagai langkah mengembangkan diri sekaligus memperluas kontribusi melalui usaha yang dijalankannya, Senin (13/04/2026).
Mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah semester 6, Khayla Qhaisani Lubis, mengaku termotivasi mengikuti program tersebut karena melihat Generasi Baru Indonesia (GenBI) sebagai wadah pembinaan generasi muda.
“Saya melihat GenBI bukan sekadar program bantuan finansial, melainkan sebuah wadah pembinaan generasi muda yang berintegritas, berwawasan luas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” ujarnya.
Ia menjelaskan persiapan yang dilakukan mencakup peningkatan kemampuan akademik dan keterlibatan dalam organisasi serta kegiatan sosial.
“Dari sisi akademik, saya berusaha menjaga dan meningkatkan prestasi belajar dan memperdalam pemahaman. Sementara dari sisi non-akademik, saya aktif di organisasi dan kegiatan sosial untuk melatih kepemimpinan dan kerja sama. Selain itu, saya mempersiapkan diri dengan mempelajari profil GenBI serta melatih kemampuan wawancara agar dapat menyampaikan ide dan potensi diri dengan baik,” jelasnya.
Ia menceritakan pengalamannya dalam menjalankan usaha sebagai bentuk pengembangan diri.
“Kebetulan saya punya usaha kecil-kecilan yaitu usaha mochi, alhamdulillah sudah berjalan 3 tahun, awalnya saya mulai dari sistem pre-order hingga kini berjualan rutin di CFD Medan setiap minggu. Saya terus berusaha mencari solusi agar usaha tetap berkembang,” ungkapnya.
Ia berencana mengembangkan usaha sekaligus berbagi manfaat jika terpilih sebagai penerima GenBI.
“Jika terpilih menjadi penerima GenBi, saya ingin berkontribusi melalui usaha yang saya jalankan. Saya ingin usaha ini tidak hanya menjadi sumber penghasilan pribadi, tetapi juga membuka peluang bagi orang lain serta meningkatkan literasi kewirausahaan di masyarakat,” pungkasnya.
Tr: ayu s





















