Halo Sobat Pong-Pong!
Tahukah kamu? Reading slump adalah kondisi saat seseorang tiba-tiba merasa jenuh, kehilangan fokus, atau mengalami penurunan minat dalam membaca buku.
Istilah ini kerap digunakan oleh kalangan pembaca untuk menggambarkan kondisi “mogok membaca”. Penyebabnya beragam, tergantung situasi dan kebiasaan masing-masing, seperti mudah terdistraksi oleh konten singkat di media sosial, kelelahan setelah beraktivitas, atau manajemen waktu membaca yang kurang efektif.
Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Semester IV Universitas Harapan Medan sekaligus pembaca aktif Fachry Abdillah, mengaku sering mengalami reading slump karena aktivitas hariannya yang padat.
“Dampak dari reading slump sendiri kalau terus-menerus akan membuat semakin malas. Walaupun dipaksakan tetap membaca, saya merasa isi buku tersebut tidak akan masuk ke kepala,” ungkapnya.
Menurut Fachry, waktu membaca yang minim serta pola tidur yang kurang teratur memperburuk kondisi reading slump-nya. Rasa lelah dan jenuh pun makin sulit dihindari.
Meski demikian, ia berbagi beberapa tips untuk mengembalikan semangat membaca.
“Bisa dimulai dari mengatur pola hidup yang ideal. Sebab, mencari waktu yang tepat bagi otak untuk bekerja akan membuat kita lebih fokus untuk membaca, misalnya di pagi hari. Lalu, mencari review buku yang menarik juga bisa memunculkan niat membaca kembali. Yang terpenting, meluangkan waktu dengan tepat dan tidak terlalu lama terdistraksi oleh media sosial,” sarannya.

Tr: Elza Fatimah





















