• Latest
  • Trending
  • All
  • Kabar Kampus
  • Feature
  • Opini
  • Sosok
Satu Pesan Cinta untuk Terakhir Kalinya

Satu Pesan Cinta untuk Terakhir Kalinya

11 December 2018
Uji Coba Gratis Hingga Desember : BRT Mebidang Hubungkan Binjai-Medan-Deli Serdang

Uji Coba Gratis Hingga Desember : BRT Mebidang Hubungkan Binjai-Medan-Deli Serdang

20 August 2026
Mahasiswa Ilkom UMSU Dorong Edukasi Budaya Lokal Lewat Podcast

Mahasiswa Ilkom UMSU Dorong Edukasi Budaya Lokal Lewat Podcast

19 August 2026
Tim Trifusion UMSU Lolos ke Tingkat Nasional KKI 2026*

Tim Trifusion UMSU Lolos ke Tingkat Nasional KKI 2026*

19 August 2026
Upacara HUT RI ke-81 Berlangsung Khidmat di Lapangan Merdeka Medan

Upacara HUT RI ke-81 Berlangsung Khidmat di Lapangan Merdeka Medan

17 August 2026
RUU Perampasan Aset Jadi Upaya Kembalikan Hasil Korupsi ke Negara

RUU Perampasan Aset Jadi Upaya Kembalikan Hasil Korupsi ke Negara

16 August 2026
Jelang HUT ke-81 RI, Pemko Medan Gerakkan Gotong Royong Serentak

Jelang HUT ke-81 RI, Pemko Medan Gerakkan Gotong Royong Serentak

15 August 2026
Sidang Tahunan MPR/DPR RI, Prabowo Sampaikan Capaian Pemerintah Selama 21 Bulan

Sidang Tahunan MPR/DPR RI, Prabowo Sampaikan Capaian Pemerintah Selama 21 Bulan

14 August 2026
Indonesia Perkuat Dukungan Palestina dalam Kunjungan di Yordania

Indonesia Perkuat Dukungan Palestina dalam Kunjungan di Yordania

14 August 2026
PPK Ormawa HMJ EP Dorong Pengembangan Potensi Desa Mardinding Julu.

PPK Ormawa HMJ EP Dorong Pengembangan Potensi Desa Mardinding Julu.

12 August 2026
Kontroversi Konten Kreator Jadi Momentum Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Kontroversi Konten Kreator Jadi Momentum Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

12 August 2026
Jawab Pertanyaan, Mahasiswa UMSU Bawa Pulang TV dari CFD Kampus

Jawab Pertanyaan, Mahasiswa UMSU Bawa Pulang TV dari CFD Kampus

10 August 2026
Mahasiswa UMSU Ukir Prestasi, Raih Juara II Reels & Short Video Competition

Mahasiswa UMSU Ukir Prestasi, Raih Juara II Reels & Short Video Competition

10 August 2026
  • Tentang
  • Advertisement
  • Contact
Friday, 21 August 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
BERLANGGANAN
UKM-LPM Teropong UMSU
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
  • Artikel
  • Foto Jurnalistik
  • Kabar SUMUT
  • Kabar Kampus
  • Kabar Medan
  • Majalah
  • Newsletter
  • Sastra
  • Nasional
  • Internasional
  • Lainnya
    • Almamater
    • Ekonomi
    • Feature
    • Infografik
    • Lifestyle
    • Opini
    • Politik
    • Ragam
    • Sipongpong
    • Sobatpongpong
    • Sosok
    • Terkini
No Result
View All Result
UKM-LPM Teropong UMSU
No Result
View All Result
Home Artikel

Satu Pesan Cinta untuk Terakhir Kalinya

by REDAKSI TEROPONG
11 December 2018
in Artikel, Sastra
Reading Time: 6 mins read
0
Satu Pesan Cinta untuk Terakhir Kalinya
0
SHARES
56
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Segala rindu tumbuh tanpa waktu, begitu juga dengan segala pengorbanan hadir dengan perpisahan. Aku benci kata perpisahan. Ini tentangmu ! Bahkan hatiku berkecamuk tak karuan, ragaku seakan tercambuk bambu runcing. Sulit untukku mengerti semua ini. Berpura-pura bahagia adalah hal yang paling menyakitkan, dan hening dalam hidupku adalah jalan pilihan terakhir untukku.

Tak ada yang amat menyakitkan selain kata “Kehilangan”. Buah malakama menjadi bagian kisah hidupku. Memilih  diantara dipilih, tertawa diantara tangis, dan seyogyanya tak kutemukan bahagiauntuk saat ini. Ada yang datang lalu pergi, ada pula yang pergi lalu kembali,namun datang lalu pergi dan tak kembali itu tak bisa kupungkiri lagi, ada atau tidak itu pasti ada.  Melepasnya memang berat tapi orang tuaku bahagia, itu jauh dari segalanya. Hanya sebuah kata maaf untukku kepadanya menjadi kata perpisahan selamanya.

RelatedPosts

RUU Perampasan Aset Jadi Upaya Kembalikan Hasil Korupsi ke Negara

Pelan Tapi Sampai

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Pembahasan, DPR Targetkan Pengesahan Akhir 2026

Kisah cinta selama tujuh tahun kami bangun akhirnya kandas. Banyak kisah yang tak bisa kulupakan saat bersamanya, tujuh tahun bukanlah waktu yang singkat dan untuk melupakannya adalah hal yang paling pahit. Kelak semesta pun akan tahu bahwa aku benar-benar sangat kehilangan. Sungguh aku terlampau jauh mencintainya sampai kelak perpisahan ini sangatlah menyayat hatiku, dan membuatragaku seakan tak bernyawa untuk saat ini.

Senyum yang selalu  terpancar hingga berbinar diraut muka Ade tak ada terlihat lagi sejak kejadian itu. Dari semenjak SMP kelas dua Ade dan Rizki sudah selalu bersama baik itu pergi dan pulang sekolah.  Sampai kini telah dewasalah mereka, yakni sudah masuk ke jenjang kuliah.

Orangtua kami juga sudah saling kenal dan dekat. Tak jarang kenangan manis menjadi bayang-bayangnya, yang sampai sekarang belum bisa untuk dilupa. Tak pernah alpa bermain sepeda dikala senja, jalan-jalan, nonton bahkan liburan bersama keluarganya dan keluargaku pun juga pernah menjadi kebahagiaan yang pernah ada.Namun sekarang hanya menjadi kenangan manis.

 Rizkiyang memiliki postur badan tegap berkulit sawo matang dengan ciri khas mata yang tajam dan muka yang amat teduh adalah bagian mimpi untuk menjadi teman hidupnya, namun takdir berkata lain. Ikhlas merelakannya adalah salah satu kebahagiaan orang yang amat ku cinta, malaikat hidupku. Mungkin aku dan dialazimnya hanya diizinkan sebatas mengenal tak lebih untuk hidup bersama.   

Tetapi aku tak kuat sebenarnya, ragaku kian lemah tak bersisa. Jujur aku tak sanggup untuk mengatakan yang sebenarnya. Sekalipun ini pahit tetap harus  kukatakan apa yang telah terjadi dan mengakhiri semua dengan permintaan maaf yang sebesar-besarnya. Aku sangat tahu bagaiman ajika aku diposisinya begitu pula posisiku saat ini pun sangat menyayat kalbu dan tangisan pecah itu terus kembali. 

Sampai suatu ketika aku tak punya nyali  untuk ungkapkan itu semua. Keberanianku amatlah kecil karena aku tak sanggup menatap muka teduhnya itu yang semakin membuat aku tak kuasa untuk mengatakannya.Dengan berat hati, aku memutuskan untuk mama yang bilang ke dia langsung. Karena dilubuk hatiku paling dalam tak ingin berpisah dengannya. Tetapi aku juga tak ingin menjadi anak yang pembangkang.

Senja telah menjemput, pulanglah aku dengannya dari kuliah. Dia menjemputku dengan sepeda motor Beatnya yang berwarna putih. Di sepanjang perjalanan menuju rumah tak ada sepatah katapun yang terlontar dari kami berdua. Hening saat diperjalanan. Dalam hatiku berkata. “ Abang, mungkin ini untuk terakhir kalinya aku duduk di boncenganmu. Maafkan aku bang.” Sambil menatapnya dari kaca spion dengan tatapan kosong.

Hingga akhirnya sampailah tiba di rumah dan Ia memberhentikan motornya tepat dipelataran rumah. Lalu ia mengantarkanku sampai ke depan pintu dan sekaligus berpamitan pada mama yang telah biasa dilakukan ketika mengantar dan  menjemputku. Dengan meneka bel sambil mengucapkan salam akhirnya mama pun keluar membukakan pintu, Ade pun langsung masuk tanpa bilang apapun pada Rizki.

Masih berada di depan pintu, dan mama Ade mempersilahkan Rizki untuk duduk di bangku teras rumah mereka. Dan duduklah mereka berdua, sebelum Rizki pamit, keluarlah ucapan mama Ade untuknya. “ Rizki sebelumnya, Tante minta maaf, berat sekali Tante bilang ini tetapi ini semua demi kebaikan kalian. Rizki sekarang lagi sibuk menyusun skripsi kan?Tante minta, Rizki tak perlu lagi antar dan jemput Ade. Rizki fokus saja untuk Skripsi. Jangan pikirkan Ade dan tak usah khawatir nanti bakalan ada yang antar dan jemput Ade. Tante harap, Rizki bisa menghargai keputusan Tante.

Mendengarsemua itu, Rizki terdiam sejenak. Suasana saat itu menjadi hening. Ntah apa jawaban yang akan dikeluarkan oleh Rizki setelah mendengar itu. Tetapi buatnya tetap berpikir positif dan mengatakan dengan santunnya. “ sebenarnya Rizki tak mengapa kalau harus antar jemput Ade setiap hati Tante, dan Rizki merasa tak terganggu juga sekalipun sekarang lagi sibuk nyusun skripsi. Tetapi kalau itu yang Tante mau, Rizki lakukan. Baik Tante, kalau seperti itu Rizki pamit pulangya”. Sambil beranjak dari tempat duduk dan menyodorkan tangannya untuk berpamitan.

Rizki pulang tanpa membawa kecurigaan sedikit pun, menurutnya ucapan mama Ade adalah benar. Ia menganggap ucapan mama Ade adalah sesuatu yang positif tanpa ia tahu yang sebenarnya bahwa maksud mama Ade sesungguhnya adalah semata-mata menyuruh untuk menjauhi Ade secara perlahan.

Setelah mama masuk ke dalam rumah  perbincanganku pun dimulai. Dengan posisiku yang masih stay di Sofa, lalu aku menarik tangan mama untuk duduk di sampingku. Aku ingin tahu apa sih yang di omongin mama di luar. Sampai lama sangat masuk ke rumah. Aku mendesak mama untuk ngomong dan akhirnya mama pun cerita. Setelah cerita mama habis, lalu timbulpertanyaan baru buat mama. “ Kenapa mama tak mengatakan sejujurnya ?, Mama sudah janji kan sama Ade untuk mengatakan yang sebenarnya. Mama tahu kan alasan kenapa mama yang Ade suruh untuk katakan itu. Bukankah ini juga kemauan dari kalian kan ma ?  Lalu kenapa malah ini jawaban yang Ade dengar.” Menatap mamanya dengan mata yang berkaca-kaca

Menghela nafas panjang, mama pun menjelaskan alasannya. “Sayang, bukan mama tak ingin mengatakan sebenarnya tetapi Ade lah yang layak untuk mengatakan sesungguhnya.Mama rasa Ade sudah cukup dewasa dan mama yakin Ade bisa menyelesaikan masalah ini semua tanpa campur tangan mama. Percayalah sayang, semua akan baik-baik saja dan semua ini mama lakukan untuk kebaikanmu semata.” Sambil mengelus kepalaputrinya.

Takkuasa mendengar jawaban mama, Aku pun langsung masuk ke kamar, mata yang telah binar di depan mama yang berusaha kutahan akhirnya tumpah juga. Batinku seakan sobek dan hatiku terdampar di tempat tidur. Gulingku membasahi air mata. Untuk menjaga perasaan mama aku harus terseyum dengan berpura-pura bahagia didepannya.  Hal yang menyesakkan buatku juga adalah harus menahan rindu yang  sekarang tak bisa tersampaikan bahkan yang paling pahit semesta tak  mengizinkan. Sekejam itu kah ?

Satu minggu kemudian, tak sanggup untuk menutupinya lagi. Bahkan aku dilarang mama untuk jumpa  dan pahitnya berkomunikasi lewat chat pun dilarang. Ia menelpon dan chat pun selalu kuabaikan demi menjaga perasaan mama padahal rindu semakin menjelma. Ada saja alibi yang terlontar dari mama setiap dia datang ke rumah. Adenya tidur, Adenya lagi ke rumah teman, Adenya belum pulang, dan banyak lagi alasan yang keluar setiap Rizki datang ke rumah untuk menemuiku.

Aku memutuskan untuk ngechat dia melalui whatshapp karena aku tak sanggup untuk mengatakan dihadapannya. Nyaliku sangat sedikit bahkan jemariku kian bergetar saat  mengetik  pesan di whatsapp yang akan segera kukirim untuknya. Segala yang ada dipikiranku, kuungkapkan semua. Begitu aku selesai mengerjakan tugas kuliah, kukirimkanlah pesan  sekitar jam 22.17 WIB dengan dihujani air mata saat mengetik kata demi kata, kalimat demi kalimat sampai menjadi paragraf yang amat menyakitkan.

Assalamualaikum abang,maaf baru ada kabar. Adek cuma mau katakan makasih atas cinta dan sayang abang untuk adek, ini adalah keputusan terberat bagi adek. Kalau selepas baca chat ini abang benci sama adek, adek terima karena sejujurnya adek masih sayang abang tapi…

Lupakan adek, carilah kebahagiaanmu bang karena adek telah dijodohkan dengan pilihan orang tua adek.Sekarang adek akhirnya sadar bahwa pertemuan dan ikatan kita hanya sebuah persinggahan belaka. Sungguh itu menyakitkan bagiku bang. Maaf adek telah mengecewakanmu

Setelahpesan itu terkirim, Rizki membaca itu secara perlahan. Pesan yang dikirim Ade bagaikan mimpi buruk baginya. Ia pun membalas chat Ade dengan curahan air mata. Ia berusaha untuk berbicara dengan Ade hingga telpon ke 24 kali pun tak jua diangkat.

Waalaikumsalam, jujur abang tertekan dengan membaca pesan ini, abang tak ingin kalau kita sampai berpisah, tapi abang sadar Ego tak bisa buat bahagia. Jika ini memang keputusanmu, abang terima walau abang masih sangat mencintai dan menyayangimu.Tapi gak perlu khawatir, karena secepatnya abang akan segera melupakanmu sesuai dengan keinginanmu walau itu sangat menyakitkan. Terimakasih telah pernah menjadi bagian hidupku.B

 Oleh : Ummu Amnah

Tags: #bukanjodoh#perpisahan#pesancinta#pesanterakhir
Previous Post

Penutupan Festival Danau Toba Berlangsung Semarak

Next Post

Tips!! Aktivitas Para Jomblo Di Tahun Baru

Related Posts

RUU Perampasan Aset Jadi Upaya Kembalikan Hasil Korupsi ke Negara

RUU Perampasan Aset Jadi Upaya Kembalikan Hasil Korupsi ke Negara

by REDAKSI TEROPONG
16 August 2026
0

Korupsi masih menjadi salah satu persoalan yang dihadapi Indonesia. Selain merugikan keuangan negara, praktik korupsi juga memungkinkan hasil kejahatan tetap...

Pelan Tapi Sampai

Pelan Tapi Sampai

by REDAKSI TEROPONG
4 August 2026
0

Pelan tapi Sampai Jangan berhenti bermimpi meski langit kadang gelap meski jalan terasa sepi dan langkahmu mulai lelah. Mimpi itu...

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Pembahasan, DPR Targetkan Pengesahan Akhir 2026

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Pembahasan, DPR Targetkan Pengesahan Akhir 2026

by REDAKSI TEROPONG
15 July 2026
0

DPR RI mulai mempersiapkan pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu sebagai tindak lanjut atas 22 putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Revisi tersebut diharapkan...

The Economist Soroti Indonesia di Era Prabowo, Pemerintah Dinilai Hadapi ‘Jalur Berisiko’

The Economist Soroti Indonesia di Era Prabowo, Pemerintah Dinilai Hadapi ‘Jalur Berisiko’

by REDAKSI TEROPONG
26 May 2026
0

Media internasional asal Inggris, The Economist, menyoroti arah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui artikel berjudul “Indonesia is on a risky...

Deraian Angan

Deraian Angan

by REDAKSI TEROPONG
19 May 2026
0

Maukah kau duduk sejenak di tengah riuh kepalaku, di antara para pelakon yang memainkan nestapa dengan wajah-wajah palsu? Nanti kan...

Nobar “Pesta Babi” Tuai Kontroversi, Ruang Diskusi Kampus Kembali Dipertanyakan

Nobar “Pesta Babi” Tuai Kontroversi, Ruang Diskusi Kampus Kembali Dipertanyakan

by REDAKSI TEROPONG
17 May 2026
0

  Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita tengah menjadi perhatian publik setelah sejumlah agenda nonton bareng (nobar) dan...

Next Post
Tips!! Aktivitas Para Jomblo Di Tahun Baru

Tips!! Aktivitas Para Jomblo Di Tahun Baru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ncing UMSU’ Jadi Perbincangan, Dari Kucing Liar hingga Sorotan Media Sosial

Ncing UMSU’ Jadi Perbincangan, Dari Kucing Liar hingga Sorotan Media Sosial

4 months ago
COVID-19 Varian Nimbus Terdeteksi, Mahasiswa UMSU Tanggapi Imbauan Kemenkes

COVID-19 Varian Nimbus Terdeteksi, Mahasiswa UMSU Tanggapi Imbauan Kemenkes

1 year ago

Popular News

    Connect with us

    Berlangganan melalui Email

    Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 6 other subscribers

    Konten Terbaru

    • Uji Coba Gratis Hingga Desember : BRT Mebidang Hubungkan Binjai-Medan-Deli Serdang 20 August 2026
    • Mahasiswa Ilkom UMSU Dorong Edukasi Budaya Lokal Lewat Podcast 19 August 2026
    • Tim Trifusion UMSU Lolos ke Tingkat Nasional KKI 2026* 18 August 2026

    Tentang Kami

    Pers Mahasiswa TEROPONG merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). UKM-LPM TEROPONG UMSU berdiri pada 12 Juli 2001 dan sampai saat ini merupakan satu-satunya UKM yang mengelola bidang penerbitan dan pers di tingkat UMSU.

    • Tentang
    • Advertisement
    • Contact

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Foto Jurnalistik
    • Kabar SUMUT
    • Kabar Kampus
    • Kabar Medan
    • Majalah
    • Newsletter
    • Sastra
    • Nasional
    • Internasional
    • Lainnya
      • Almamater
      • Ekonomi
      • Feature
      • Infografik
      • Lifestyle
      • Opini
      • Politik
      • Ragam
      • Sipongpong
      • Sobatpongpong
      • Sosok
      • Terkini

    © 2022 UKM-LPM Teropong UMSU | Designed and Developed by Agatha Projects.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In