Teropong.online.com – Medan, Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FKIP UMSU) menghadiri pelepasan Perkenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di Lapangan Parkir Kampus Utama Jalan. Kapt. Muchtar Basri pada Jum’at (25/01/2018). Pelepasan ini diikuti sebanyak 434 Mahasiswa/i FKIP.
Pelepasan jati diri ini dilakukan Rektor UMSU yang diwakili oleh Wakil Rektor I UMSU Dr Muhammad Arifin Gultom, MHum didampingi oleh Dekan FKIP Dr. Elfrianto Mpd, Wakil Dekan I Syamsuyurnita, M.pd, Wakil Dekan III Dr. Dewi Kusuma Nasution, S.S,. MHum Dan para dosen pembimbing. Mahasiswa/i yang mengikuti pelepasan ini nantinya akan melakukan magang yang tersebar di berbagai sekolah di wilayah Medan, Deliserdang, Binjai, dan Langkat
.
Mahasiswa/i FKIP yang mengikuti PLP ini terbagi dalam Program Studi Pendidikan Matematika sebanyak 56 Orang, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia sebanyak 99 Orang, Program studi Bahasa Inggris dengan jumlah 123 Orang, Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan dengan jumat 13 Orang, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar 61 Orang, Program Studi Pendidikan Akutansi sebanyak 25 Orang, dan Program Studi dimbingan Konseling 59 Orang.
.
” Kita seharusnya melaksanakan Magang ini selama dua minggu, dikarenakan ada hari minggu jadi terpotong dua hari. Sisa dua belas hari magang, kemudian ditambah lagi libur hari imlek tepotong lagi jadi sebelas hari. Jadi dalam sebelah hari ini saya harap jangan ada lagi yang membolos,” ujar WR I UMSU Dr. M. Arifin Gultom M.Hum dihadapan ratusan peserta pelepasan PLP.
.
Ia juga menyampaikan agar mahasiswa/i yang mengikuti kegiatan magang di masing – masing sekolah yang sudah ditentukan nanti agar dapat mematuhi peraturan peraturan sekolah yang sudah ditentukan pihak sekolah. Selain itu, Arifin mengatakan agar menolak dengan halus permintaan dari guru di sekolah PLP masing – masing jika sudah keluar dari prosedur PLP yang disepakati.
” Dan kita hanya mengobservasi untuk PLP 1 ini, jadi ketika ada guru meminta hal lain dari diluar prosedur PLP kita (hanya mengobservasi dan mengamati, memantau tidak untuk mengajar), silahkan tolak dengan halus dan tunjukkan bagaimana prosedur yg kita jalankan,” jelas pria yang akrab disapa Ayah ini.
.
Di lain sisi, Sri Mulya Fitri Seorang mahasiswa dari Program Studi Bahasa Inggris menyampaikan harapannya dari diadakannya PLP ini. ” Kami Mahasiswa FKIP bisa lebih mengenal dan mengetahui bagaimana lingkungan sekolah dan bagaimana karakteristik siswa – siswa didalam ruang kelas nanti, jadi ketika nanti diadakan PLP dua dan tiga ataupun ingin melamar menjadi seorang pendidik, Mahasiswa sudah tidak terkejut lagi dengan situasi dan kondisi di sekolah sebab sudah diadakan PLP yang dimulai dari semester tiga ini,” ungkapnya.
.
ia juga menambahkan bahwa agar dosen pembimbing maupun guru pamong dapat membantu mahasiswa dalam pelaksaaan PLP ini. “Kemudian diharapkan kepada dosen pembimbing dan guru pamong disekolah untuk terus mengarahkan dan membantu para Mahasiswa dalam proses pelaksanaan PLP 1 ini dan pastinya membantu mengarahkan untuk proses pembuatan laporan hasil PLP 1 ini,” kata Mahasiswi Prodi Bahasa Inggris ini.
Reporter : Clara Wirianda
Editor: Agung Safari Harahap



















