Teropongonline, Medan-Sri Utari, pedagang sarapan di jalan multatuli, tepat di depan RSIA Stella Maris mendadak viral usai videonya yang berjualan sembari memegang tulisan “Sarapannya kak, yakinlah jika kakak beli, 3 nyawa terselamatkan” tersebar luas di media sosial.
.
Benar saja, hal itu terjadi karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat berdampak pada usaha yang dia geluti. Dagangannya terkena dampak berupa larang layanan makan di tempat dan terbatasnya mobilitas masyarakat.
.
Saat diwawancarai Kru LPM Teropong (16/07/2021), Sri Utari mengungkapkan keresahannya karena dagangannya semakin sepi pembeli. Puncaknya pada Kamis kemarin, di mana hingga siang hari dia hanya melayani lima orang pembeli.

.
Menurutnya, kondisi tersebut disebabkan akses jalan menuju RSIA Stella Maris ditutup total sehingga pada hari itu sedikit yang membeli dagangannya. “Itukan jalan ditutup, jadi sepi banget hari itu hanya ada 5 pembeli dan tidak boleh makan di tempat,” ujarnya.
.
Ibu dari tiga orang anak ini pun pada akhirnya mencoba cara yang tidak wajar dengan mengambil kardus dan membuat tulisan tentang kesedihannya dalam PPKM Darurat Medan sekaligus mohon belas kasih pembeli.
.
Ia pun mengatakan jika untuk makan sehari – hari sangat sulit. “Jangankan untuk menabung, makan aja susah. Jadi ini dagangan keluarga kami kakak beradik, saya dan kakak saya sri utami (mbak tami), disini anak saya tiga paling kecil umur 4 tahun,” ungkapnya.
.
Akan tetapi ditengah frustasinya tersebut, akhirnya ada donator yang membeli dagangannya sebanyak 302 bungkus untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat pada Jum’at, (16/07/2021) pagi tadi. Ia pun mengaku mendapat keuntungan sebanyak 20 persen dari hal itu.
.
“Kemarin buat tulisan begitu karena emang tidak ada pembeli. Tapi, alhamdulillah untuk hari ini Tuhan beri rejeki, karena ada yang pesan makanan untuk dibagikan,” tuturnya.

.
Tidak sampai disitu, esok hari ia diminta menyiapkan 150 bungkus sarapan kembali oleh donator. “Pokoknya saya ucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang turut membantu semoga rezekinya berlimpah dan untuk kita semoga tetap semangat dan terus berjuang,” ujar Sri Utari.
.
Ia pun menyampaikan harapannya kepada pemerintah agar memperhatikan rakyat kecil seperti dirinya. “Kami maunya tutup cuma gimana, bantuan pemerintah tidak ada, kami punya anak tiga. Kami harap pemerintah mau memperhatikan kami,” harapnya.
.
Tr : Mhd. Iqbal



















