Teropongdaily, Medan-Baru-baru ini, sosok Rara Istiati Wulandari tengah ramai diperbincangkan warganet. Pasalnya ia melangsungkan aksinya sebagai pawang hujan di pergelaran MotoGP yang berlangsung di sirkuit Mandalika, pada (20/03/2022) lalu.
Dalam sebuah jurnal berjudul Objek-Objek Dalam Ritual Penangkal Hujan yang ditulis oleh Imaniar Yordan Christy (2017) tolak hujan dipadankan dengan ‘the art of clearing the sky’ atau ilmu membersihkan langit.
Pawang hujan sendiri merupakan sebutan untuk seseorang yang dipercaya dapat mengendalikan hujan atau cuaca. Pada umumnya, pawang hujan bertugas mengendalikan cuaca dengan memindahkan awan penyebab hujan, bukan menolak hujan turun.
Menilik hal tersebut, Rizki Fadillah Siregar selaku Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) mengatakan bahwa pawang hujan sangat tidak rasional dengan logika dan sains.
“Pawang hujan juga sangat tidak rasional dengan logika dan sains, karena pawang hujan hanya membacakan mantra versi mereka lalu menadahkan diri ke langit, berharap hujan tidak turun atau berhenti,” katanya.
Lalu, Ia juga menjelaskan bahwa mengundang pawang hujan sama seperti mengundang dukun dan termasuk perbuatan syirik.
“Mengundang pawang hujan hukumnya sama seperti mengundang dukun. Pawang hujan ini juga termasuk perbuatan syirik karena sejatinya tidak ada yang mengetahui perkara ghaib kecuali Allah,” jelas Rizki.
Lanjutnya, Rizki mengatakan turunnya hujan termasuk perkara yang ghoib. Y
“Turunnya hujan termasuk perkara yang ghoib, maka jika kita percaya dengan pawang hujan berarti kita telah mengakui adanya manusia yang mengetahui hal-hal ghaib selain Allah,” tuturnya.
Rizki juga mengatakan bahwa ia sangat tidak percaya dengan aksi pawang hujan.
“Saya sangat tidak percaya dengan pawang hujan yang belakangan viral di pelaksanaan MotoGP Mandalika, sejatinya air hujan yang turun dari langit sesungguhnya rahmat dari Allah,” katanya.
Sejalan dengan pernyataan Rizki, Muhammad Refan yang juga merupakan Mahasiswa UMSU jurusan Teknik Mesin mengatakan ia juga tidak percaya dengan pawang hujan.
“Saya juga tidak percaya dengan pawang hujan ini. Karena tidak ada yg bisa mengatur hujan, pasang air laut, panas terik matahari dan angin kecuali Allah. Kalau saja ada yang bisa benar-benar mengatur itu sesuai dengan keinginan nya cukup avatar saja,” ucapnya.
Tr : Nilam & Berry





















