Teropongdaily, Medan-Tim mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FIKTI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) meraih Gold Medal Innovative Category dan Best Innovation Award International Category pada lomba International in Multimedia and Creative Competition (IIMAC) Perak 2025 di Kolej Poly-Tech MARA (KPTM) Malaysia, Selasa (09/12/2025).
Prestasi ini diraih melalui inovasi berjudul SAFE KEYCHAIN: A GPS-Based Device with Pull-Lever System. SAFE KEYCHAIN merupakan perangkat darurat berbentuk gantungan kunci yang memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk membantu penyandang tunarungu dan tunawicara dalam situasi bahaya.
Ketua tim, Rizky Asmi Fadillah, memaparkan cara kerja alat tersebut, mulai dari aktivasi tuas tarik hingga sistem pengiriman lokasi secara otomatis.
“SAFE KEYCHAIN adalah perangkat darurat berbentuk gantungan kunci yang menggunakan Global Positioning System (GPS), Global System for Mobile Communications (GSM), buzzer, dan tuas tarik. Saat diaktifkan, alarm akan berbunyi dan pesan lokasi terkirim otomatis ke kontak darurat,” ujarnya.
Ia juga menceritakan latar belakang munculnya ide tersebut, yang terinspirasi dari sebuah adegan dalam drama Korea yang memperlihatkan karakter tunarungu kesulitan meminta bantuan dalam kondisi genting.
“Ide SAFE KEYCHAIN berawal dari pengalaman saya saat menonton drama Korea Twinkling Watermelon, tepatnya pada episode delapan. Dalam adegan tersebut, karakter utama yang merupakan penyandang tunarungu dan tunawicara mencoba menolong temannya yang pingsan di lorong penyeberangan. Namun, ia tidak mampu berteriak dan kesulitan meminta bantuan. Dari situ saya mulai riset hingga lahirlah SAFE KEYCHAIN,” jelasnya.
Sementara itu, anggota tim, Wahyuli, menilai bahwa alat ini memiliki potensi besar untuk digunakan masyarakat luas, tidak hanya penyandang disabilitas.
“SAFE KEYCHAIN sangat potensial digunakan karena cukup menarik tuas untuk meminta bantuan, tanpa suara dan tanpa komunikasi verbal. Alat ini cocok bagi penyandang disabilitas, perempuan, anak-anak, atau siapa saja yang ingin merasa aman,” ungkapnya.
Tr: Nabila Aulia & Anggun Nihma





















