Ketua Student Research and Creativity Center (SRCC) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Fatimah Sari Siregar, mengungkap tahapan pembinaan mahasiswa yang mengantarkan empat tim PKM lolos ke PIMNAS 2026 di Semarang, Jumat (16/10/2026).
Ketua Student Research and Creativity Center (SRCC) UMSU, Dr. Fatimah Sari Siregar, M.Hum., menjelaskan bahwa pembinaan mahasiswa melibatkan SRCC di tingkat fakultas dan universitas.
“Pembinaan dimulai dari SRCC fakultas yang membawahi mahasiswa di fakultas masing-masing. Setelah itu, SRCC universitas melakukan seleksi proposal, dilanjutkan dengan bedah proposal hingga mahasiswa memperoleh pendanaan,” jelasnya.
Setelah tahap pengajuan proposal, pendampingan berlanjut hingga mahasiswa mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi nasional tersebut.
“Pendampingan dilakukan secara konsisten, mulai dari pembuatan proposal hingga mahasiswa dinyatakan lolos ke PIMNAS. Jadi, kami mendampingi mereka secara maksimal sepanjang proses tersebut,” ujarnya.
Fatimah juga menjelaskan bahwa penilaian terhadap kinerja SRCC tidak hanya berkaitan dengan capaian kompetisi, tetapi juga mempertimbangkan kualitas gagasan mahasiswa dan manfaatnya bagi masyarakat.
“Keberhasilan tidak hanya dilihat dari jumlah tim yang masuk PIMNAS, tetapi juga dari keunikan dan kreativitas mahasiswa dalam menemukan tema serta menyelesaikan permasalahan masyarakat. Kegiatan yang bermanfaat dan berdampak juga menjadi indikator kesuksesan SRCC,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan mahasiswa membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung proses pengembangan gagasan dan persiapan kompetisi.
“Semua aspek itu tidak bisa dipisahkan. Dukungan pimpinan universitas, kualitas proposal, dan pendampingan SRCC harus berjalan bersama. Semuanya saling terikat dan menjadi bagian penting dalam keberhasilan mahasiswa,” tutupnya.
tr. yohana




















