Teropongdaily, Medan-Pesawat Jeju Air dengan nomor penerbangan 7C2216 mengalami kecelakaan tragis saat mendarat di Bandara Muan, Provinsi Jeolla Selatan, Korea Selatan, Sabtu (29/12/2024) lalu.
Chief Executive Officer (CEO) Jeju Air, Kim E-bae dalam konferensi pers menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada para keluarga korban.
“Pertama-tama, saya meminta maaf kepada semua orang yang menyayangi Jeju Air. Yang terpenting, saya ingin menyampaikan permintaan maaf dan belasungkawa yang tulus kepada mereka yang kehilangan nyawa dalam kecelakaan tersebut, serta kepada keluarga korban,” ungkapnya.
Kemudian, ia juga mengungkapkan sulit berasumsi penyebab kecelakaan tersebut, dan akan menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak yang berwenang.
“Saat ini, sulit untuk berasumsi penyebab kecelakaan itu dan kami harus menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang. Apa pun penyebabnya, saya bertanggung jawab penuh sebagai CEO,” ungkapnya.
Sementara itu, mengutip dari Agence France-Presse (AFP), Presiden sementara Korea Selatan, Choi Sang Mok mengatakan negara tersebut akan segera melakukan inspeksi keselamatan pesawat untuk mencegah bencana penerbangan di masa mendatang.
“Korsel juga akan melakukan inspeksi keselamatan mendesak terhadap keseluruhan sistem operasi pesawat untuk mencegah bencana penerbangan di masa mendatang,” pungkasnya.
Tr: Anggun Nihma
Editor: Feby Indrani
Sumber Foto: Yonhap News






















