Teropongdaily, Medan-Perubahan domain situs PeduliLindungi.id menjadi laman judi online menuai sorotan dari dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Situs yang dahulu menjadi garda terdepan dalam penanggulangan pandemi COVID-19 itu kini beralih fungsi setelah tidak lagi dikelola pemerintah.
Dosen Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FIKTI) UMSU, Ferdy Riza, S.T., M.Kom., yang juga ahli di bidang keamanan data, menyebut bahwa hal ini mencerminkan lemahnya pengelolaan berkelanjutan terhadap aset digital milik negara.
“Permasalahan utama itu satu, mereka habis bikin aplikasi ataupun situs tetapi maintenance-nya hampir tidak ada. Mereka bisa bikin aplikasi, begitu ada pergantian kepala divisi atau menteri, sebagian besar domain-domain itu dibiarkan mati, bukan dimigrasi,” jelas Ferdy saat diwawancarai, Jumat (23/05/2025).
Ia juga mengimbau agar masyarakat meningkatkan literasi digital dan berhati-hati dalam mengunggah data pribadi ke internet.
“Kita lihat sekarang banyak masyarakat asal posting dan upload foto identitas sembarangan. Menurut saya yang perlu diamankan sekarang adalah data warga negaranya. Memang secara sistem, web-nya sudah tidak dipakai, sudah tidak berlaku. Tapi permasalahannya, data kita masih ada di sana. Maintenance-nya juga tidak dijalankan,” tegasnya.
Mahasiswa FIKTI UMSU, Irsyad Aulia Dongoran, turut menyuarakan keprihatinannya terhadap kasus ini.
“Saya merasa kecewa dan miris sekali dengan kejadian seperti ini. Hal ini menimbulkan kontroversi dan mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam mengelola situs digital tersebut. Bisa saja database atau file penting yang ada di dalamnya dicuri dan disalahgunakan hingga menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Sebagai solusi, Irsyad menilai bahwa diperlukan pengelolaan yang lebih sistematis dan profesional.
“Solusinya cukup ditata rapi siapa yang menjadi penanggung jawab secara tertulis terhadap situs tersebut. Diperketat pengelolaannya dengan menempatkan cyber security atau bahkan melakukan pembaruan rutin agar situs tersebut tidak dapat diretas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.
Tr : Novita Sari & Liliya
Sumber Foto : Sehat Negeriku Kemenkes





















