Teropongonline, Medan-Siapa yang tidak mengenal keajaiban alam yang satu ini. Aurora atau yang lebih sering dikatakan dengan sebutan cahaya dewi fajar, faktanya merupakan Fenomena Alam yang sering terjadi di kutub utara yang disebut dengan Aurora borealis dan kutub selatan dengan sebutan aurora australis. Dilansir dari idntimes.com Secara ilmiah, aurora terjadi saat medan magnet bumi bertabrakkan dengan udara yang mengalir dari matahari.
Gesekan itu menyebabkan perpindahan energi yang menghasilkan belahan bumi utara bersinar, tepatnya di sekitar kutub. Aurora memiliki kombinasi warna kuning, pink, merah, biru, ungu, hijau.
Jika kamu penasaran, berikut beberapa fakta tentang Aurora :
- Aurora hanya bisa di lihat saat gelap
Tarian cahaya yang berasal dari gesekan medan magnet tersebut memang sudah pasti hanya bisa di lihat ketika hari mulai gelap. Pada saat itulah cahaya dewi fajar menunjukkan pesona keindahannya. - Aurora menghasilkan cahaya yang berbeda-beda
Dikutip dari blog.antavaya.com perbedaan warna yang dihasilkan aurora terjadi dikarenakan kandungan atom pada oksigen dan nitrogen yang ada di udara selalu berubah-ubah. - Aurora mengeluarkan suara
Suara aurora hanya muncul di malam hari ketika tidak terdapat angin yang berhembus. Menurut beberapa orang yang pernah mendengarnya, suara aurora terdengar lembut. Mirip seperti suara gulungan ombak di laut. Ada juga yang mendengarnya seperti suara tepukan, atau suara gemericik air. Dikutip dari nationalgeographic.grid.id Peneliti berhasil menemukan jawabannya, suara dapat ditelusuri dari muatan partikel yang terjebak pada proses terbentuknya lapisan atmosfer selama malam yang dingin. Partikel-partikel ini secara cepat terlepas, ketika semburan material matahari menghantam Bumi. Inilah yang menyebabkan suuara bertepuk dan suara lainnya. - Hanya Dapat di Temukan di Negara Tertentu
Seperti yang di tuliskan di atas bahwa aurora hanya muncul di bagian kutub utara dan kutub selatan bumi, jadi aurora tidak dapat di temukan di semua negara. Negara yang mempunyai fenomena alam tersebut adalah Kanada, Norwegia, Rusia, Finlandia, Swedia, Amerika Serikat dan Tasmania.
Terlepas dari beberapa fakta tersebut masyarakat juga mempercaya berbagai mitos aurora, seperti yang di ketahui masyarakat romawi kuno menyebut cahaya aurora sebagai Dewi Fajar dilansir dari guidetoIceland.is bahwa pada zaman romawi kuno kemunculan aurora dianggap sebagai pertanda akan terjadinya peperangan, setiap negara yang mendapatkan kemunculan aurora memiliki mitos masing-masing. Walau begitu fenomena alam yang sangat indah ini merupakan ciptaan tuhan yang maha kuasa.
Tr : Yowana Fadhilah




















