Teropongdaily, Medan-Hadiri Kuliah Umum Bela Negara di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) beri materi pengembangan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Selasa, (01/11/2022).
Dr. Ir Paristiyanti Nurwardani, M.P selaku Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) wilayah lll bersama Kepala LLDikti Wilayah I sebut bahwa program MBKM Bela Negara ada untuk tingkatkan pengetahuan di bidang Informasi dan Teknologi (IT).
Paristiyanti menyampaikan bahwa MBKM Bela Negara merupakan model kegiatan MBKM yang telah ada di dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud).
“MBKM Bela Negara merupakan model kegiatan MBKM yang telah ada didalam Permendikbud nomor tiga tahun 2020 sebagai model MBKM Bela Negara, maka kami bekerjasama untuk melakukan inovasi-inovasi untuk MBKM bela negara,” katanya.
Ia juga memberitahukan para Mahasiswa peserta pembekalan MBKM Bela Negara, bahwa Indonesia sudah menjadi negara perekonomian nomor tujuh di dunia.
“Saya hanya ingin mengajak pada adik-adik peserta pembekalan MBKM Bela Negara, bahwa mulai Senin pekan lalu Indonesia sudah menjadi negara dengan perekonomian nomor tujuh di dunia, lebih cepat dari berbagai macam perkiraan dari negara-negara global. Dimana di prediksi asalnya Indonesia menjadi negara dengan perekonomian nomor tujuh di dunia tahun 2030,” paparnya.
Menanggapi hal tersebut, Binsar Very Tua Nadeak salah satu peserta pembekalan Kuliah Umum MBKM Bela Negara mengutarakan pendapatnya tentang Kuliah Umum ini. “Kuliah Umum ini bagus untuk diikuti karena dapat pengalaman juga tentang memahami bela negara, pembenahan diri juga untuk dipelajari anak-anak muda sekarang,” katanya.
Ia pun juga menyampaikan harapannya setelah mengikuti kegiatan ini. “Kedepannya, lebih banyak yang berminat mengikuti kuliah umum. Sebagai mahasiswa, banyak ibaratnya yang kita ini gatau tentang bela negara, dengan kita mengikuti itu kita bisa membantu negara,” tuturnya.
Tr : Siti Masyitah Ginting & Mutiara Malshara
Editor : Choirun Anisah Sabilah




















